Bus Transjakarta Terbakar di Dekat Pasar Rumput  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan upaya petugas kebakaran memadamkan api yang membakar bus Transjakarta di jalan Pemuda, Jakarta (24/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Warga menyaksikan upaya petugas kebakaran memadamkan api yang membakar bus Transjakarta di jalan Pemuda, Jakarta (24/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu unit bus Transjakarta terbakar di Jalan Sultan Agung dekat Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan. Bus dalam keadaan kosong itu hingga kini masih mengeluarkan asap tebal.

    Humas Badan Layanan Umum Transjakarta Sri Ulina menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Bus yang diketahui sudah rusak itu hendak masuk pul untuk dilakukan perbaikan.

    Namun, ketika melewati Jalan Sultan Agung, tepatnya dekat Pasar Rumput, tiba-tiba bus mengeluarkan percikan api di bagian mesin. Walhasil, kebakaran pun tak terelakkan.

    "Peristiwanya berlangsung cepat banget," ujar Sri saat dihubungi, Selasa, 8 April 2014. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa nahas tersebut. Juru mudi serta petugas Transjakarta yang berada di dalam berhasil meloloskan diri dari kejadian itu.

    "Setelah ada percikan api, mereka langsung keluar dan mencoba memadamkan api. Tapi mereka tidak bisa memadamkan karena kobaran api yang besar," ucapnya. Tidak ada penumpang yang menjadi korban sebab bus dalam keadaan kosong.

    Sri mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. "Petugas teknis sedang memeriksa penyebabnya. Jadi kami belum tahu karena apa," ujarnya.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita Terpopuler:
    Anas 'Tabuh Genderang Perang' Lawan SBY 
    Cara Jokowi Jelaskan Kasus Busway Karatan 
    Kata Agnez Mo Soal Insiden Nip Slip
    Bersaksi untuk Andi Mallarangeng, Adhyaksa Kesal 
    Kata Jokowi Soal Aliran Duit Busway Karatan ke Anaknya

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.