Hampir 3.000 Polisi Amankan Pemilu di Tangerang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan memberi hormat pada Kapolda saat apel pergeseran pasukan Operasi Mantab Brata Jaya 2014 di Mapolda Metro Jaya Jakarta (7/4). Operasi tersebut untuk mengamankan pemilu. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Pasukan memberi hormat pada Kapolda saat apel pergeseran pasukan Operasi Mantab Brata Jaya 2014 di Mapolda Metro Jaya Jakarta (7/4). Operasi tersebut untuk mengamankan pemilu. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Tangerang - Sebanyak 2.945 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan pemilihan umum legislatif yang berlangsung hari ini, Rabu, 9 April 2014, di Tangerang Raya. Daerah ini meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

    Kepolisian Resor Kota Tangerang yang bermarkas di Tigaraksa menerjunkan 1.700 personel yang mengamankan wilayah Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan. Kepala Polresta Tangerang Komisaris Besar Irfing Jaya mengatakan pengamanan pemilu meliputi pengawalan distribusi logistik dan pengamanan pemungutan suara. (Baca: Pemilu, KRL dan Transjakarta Tetap Beroperasi)

    "Pengamanan kami bagi di 12 daerah pemilihan (dapil), enam di kabupaten dan sisanya di Tangerang Selatan," kata Irfing. Dari 12 dapil itu terdapat 6.781 tempat pemungutan suara (TPS), untuk sepuluh TPS dipantau dua personel anggota kepolisian.

    Sebanyak 1.245 personel anggota Polres Metropolitan Tangerang juga mulai pagi ini disiagakan mengamankan Kota Tangerang. Kepala Polres Metropolitan Tangerang Komisaris Besar Riad mengatakan dari jumlah personel yang diterjunkan sudah termasuk Bantuan Khusus Operasi (BKO) dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan TNI. "Jumlah personel TNI ada 100," kata Riad.

    Riad mengatakan pihaknya menerapkan pola 2,8,16 dengan maksud setiap dua personel aparat menjaga delapan TPS dengan dibantu anggota Linmas. "Kami juga mengoptimalkan sistem patroli keliling untuk mengawasi 3.433 TPS di Kota Tangerang," kata Riad.

    Semua TPS mendapat perlakuan keamanan yang sama. Kecuali pengamanan sebelas TPS di penjara, dengan setiap TPS dijaga empat personel kepolisian. (Baca juga: Begini Makelar Serangan Fajar Poroti Duit Caleg)

    AYU CIPTA



    Berita Lainnya:
    Pemilu, KRL dan Transjakarta Tetap Beroperasi
    TPS Tempat Jokowi Nyoblos Tersedia Bubur Ayam
    Pemilu, Jalanan Ibu Kota Lengang
    Kata Siapa Orang Sakit Jiwa Dilarang Ikut Pemilu?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.