TPS Rawa Belong Dihias Cantik bak Pesta Nikah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TPS yang dihias ala pesta pernikahan di Rawa Belong, Jakarta Barat. TEMPO/Dimas Siregar

    TPS yang dihias ala pesta pernikahan di Rawa Belong, Jakarta Barat. TEMPO/Dimas Siregar

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai cara dilakukan untuk menghias tampilan tempat pemungutan suara. Salah satunya adalah TPS yang berada di Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. TPS 15 dan 16 pun dihias oleh rangkaian bunga layaknya pesta pernikahan.

    Pantauan Tempo, rangkaian bunga itu dipasang tepat di pintu masuk dan keluar TPS tersebut. Dua TPS yang lokasinya berdekatan dengan pasar bunga terbesar di Jakarta itu pun tampak cantik dan berwarna.

    Petugas yang berada di dua TPS itu mengenakan baju seragam kebudayaan Betawi, yakni baju koko berwarna putih, celana panjang berkelir hitam, sarung yang dikalungkan di leher, dan peci untuk kaum laki-laki. Begitu pun dengan petugas perempuan yang tampak anggun menggunakan setelan kebaya encim yang didominasi warna putih.

    Adapun warga tampak antusias untuk memilih partai dan legislatornya. Mereka pun rela mengantre meski terik matahari mulai terasa di lokasi. "Tidak apa-apa, siapa tahu nanti dapat bunga kalau sudah nyoblos," kata Dewi Rahmani, warga yang sedang mengantre, sambil tertawa.

    Hari ini seluruh warga negara Indonesia mendapatkan hak untuk memilih partai dan perwakilannya di parlemen. Pemilu kali ini diikuti oleh 14 partai, termasuk tiga partai lokal di Aceh. (Baca juga: Pemilu, TPS Rutan Pondok Bambu Bergaya Piala Dunia)

    DIMAS SIREGAR

    Berita Lainnya:
    Nazarudin dan Gayus Tambunan Tidak Golput
    PPP Temukan Surat Suara Tertukar
    Pasien Rumah Sakit Jiwa di Solo Tak Mencoblos
    Ahok Disuruh Duluan Mencoblos Tapi Pilih Antre


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.