Jalan Sudirman Ambles, Jokowi: Itu Wewenang Pusat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyalami warga usai  meresmikan Jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu - Tanah Abang di kawasan Karet, Jakarta, Senin (30/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyalami warga usai meresmikan Jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu - Tanah Abang di kawasan Karet, Jakarta, Senin (30/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan perbaikan Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan yang ambles merupakan wewenang pemerintah pusat. Bagian jalan protokol yang amblas selebar 2,5 meter itu terletak di depan Markas Polda Metro Jaya. "Itu jalan provinsi atau pusat? Kalau pusat jangan tanya ke kami," kata Jokowi, sapaannya akrab gubernur, di Balai Kota, Jumat, 11 April 2014. "Nanti kami salah lagi."

    Jokowi mengatakan tidak akan mendahului kewenangan pemerintah pusat dalam memperbaiki jalan. Dia mencontohkan niat pemerintah DKI untuk memperbaiki Jalan TB Simatupang beberapa waktu lalu yang ternyata membuat pemerintah pusat marah. "Karena kewenangannya diambil," ujarnya.

    Itu sebabnya, kali ini Jokowi hanya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengenai perbaikan Jalan Sudirman. "Ya, nanti kami telepon untuk komunikasi dengan pusat." (Baca: Jalan Sudirman Amblas Akibat Gorong-gorong Pecah)

    REZA ADITYA

    Berita Lainnya:
    Dapat Suara Minim, Caleg PKS Rampas Kotak Pemilu
    Ini Rahasia Atletico Taklukkan Barcelona
    Melanggar Aturan Partai, Posisi Suryadharma Ali Terancam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.