Motif Pembunuhan Pasutri di Bandung Masih Misteri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Imam Yunni

    TEMPO/Imam Yunni

    TEMPO.CO, Bandung - Pasangan Didi Harsuadi, 59 tahun, dan Anita Anggraeni, 51 tahun, warga Batununggal, Kota Bandung, diduga dibunuh di rumah mereka di Jalan Batu Indah Nomor 47 RT 05 RW 03. Jasad keduanya ditemukan di suatu tempat di Pandeglang, Banten.

    "Kapan dan di mana persisnya para korban ini dibunuh masih kami selidiki. Cuma di rumah korban ditemukan banyak bercak darah dan beberapa barang berharga, termasuk satu buah mobil milik korban hilang," ujar juru bicara Polda Jawa Barat Komisaris Besar Martinus Sitompul di rumah korban, Ahad malam, 13 April 2014.

    Polisi, kata dia, juga baru menerima informasi dari Polres Pandeglang ihwal penemuan dua mayat laki-laki-perempuan di Pandeglang, pada Jumat, 11 April 2014. Dari Polres Pandelang lalu mengirim foto para korban Bandung.

    "Setelah dikonfirmasi ke keluarganya, ke kakak para korban, ternyata kedua jasad tersebut (temuan di Pandeglang), identik dengan para korban (Didi dan Anita)," kata Martinus. Jasad Anita, kata dia, dengan mudah dikenali para kakaknya. Begitupun jasad Didi yang memilik ciri tahi lalat di pipi kiri.

    Peristiwa, Martinus menjelaskan, awalnya diketahui dari laporan salah satu kakak korban yang melapor ke Polsek Bandung Kidul, Ahad siang sekitar tengah hari. Pelapor, Deni Ernawan (60), melapor bahwa Didi dan Anita menghilang.

    "Polisi lalu memeriksa rumah korban dan ternyata ditemukan banyak bercak darah yang berusaha dilap di lantai dan tangga," kata Martinus. "Surat-surat penting dan satu mobil milik korban hilang diduga dibawa para pelaku." Polisi masih menyelidiki motif dibalik kasus tewasnya para korban. "Sementara diduga ini kasus pembunuhan dengan para pelaku lebih satu orang," kata Martinus

    ERICK P. HARDI

    Berita Terpopuler
    Lompat dari Kereta, Pembunuh Juragan Bakso Lolos
    42 Gedung Bekas Kabupaten Tangerang Akan Disewakan 
    Perampokan Rumah Farah Quinn, Polisi Periksa Saksi 
    Pekan Depan, Pedagang Blok G Bandel Dikirimi SP-3


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.