Jokowi Bikin 'Jakarta Smart City' Bareng ITB  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Walikota Bandung Ridwal Kamil berjalan menuju bus wisata untuk berkeliling kota Bandung di balai kota, Bandung (17/4) TEMPO/Persiana Galih

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Walikota Bandung Ridwal Kamil berjalan menuju bus wisata untuk berkeliling kota Bandung di balai kota, Bandung (17/4) TEMPO/Persiana Galih

    TEMPO.CO, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Penandatanganan ini terkait dengan kerja sama tentang tata letak kota dan pariwisata, serta di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini merupakan perpanjangan kontrak dengan ITB yang sudah dilakukan sejak lima tahun lalu. Didampingi Rektor ITB Akhmaloka, Jokowi--sapaan sang gubernur--meneken MoU itu.

    "Sejak bulan Juni 2013, harusnya sudah diperpanjang," kata Jokowi di Gedung Rektorat ITB, Taman Sari, Bandung, Kamis, 17 April 2014.

    Jokowi menjelaskan, MoU ini merupakan cikal bakal penerapan konsep Jakarta Smart City. ITB memiliki tim di bidang yang mampu memberikan pengelolaan daerah aliran sungai, penataan permukiman kumuh, serta tata ruang kota yang lebih modern dan terintegrasi. "Kami juga yakin ITB juga memiliki ahli di bidang manajemen kebencanaan," kata Jokowi. "Agar bisa membantu Jakarta dalam manajemen kebencanaan."

    Rektor ITB Akhmaloka mengatakan perjanjian kerja sama tiap lima tahun sekali ini harus diperpanjang demi menciptakan tata letak kota Jakarta yang baik. "Konsep ini nantinya seperti di London, yang segala aktivitas warganya bisa terpantau termasuk kalau buang sampah sembarangan," ujarnya.

    Konsep Smart City merupakan cita-cita Jakarta sejak tahun lalu. Konsep ini berarti manajemen terintegrasi yang efisien sekaligus menciptakan lingkungan berkelanjutan berbasis teknologi informasi. Contohnya ada di Tokyo, Jepang; Dubai, Uni Emirat Arab; Moskow dan St Petersburg, Rusia; serta Ho Chi Minh, Vietnam. (Baca juga: Ini Alasan Mahasiswa ITB Tolak Jokowi Masuk Kampus)

    REZA ADITYA



    Berita Lainnya:
    Jokowi Kesengsem Bus Tingkat ala Bandung
    Jokowi Bandingkan Bus Hibah DKI dengan Bandung
    Super Jet Bale Persembahkan Gelar Copa Del Rey
    Motif Baju Kotak-kotak Jokowi Berganti


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.