KRL Telat, Penumpang Curhat Kena Sanksi dari Kantornya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan penumpang KRL Commuter Line berunjukrasa dengan menahan kereta Argo Parahyangan yang melintas di stasiun Bekasi (17/4). Aksi ini dipicu seringnya KRL Commuter terlambat dua bulan belakangan. ANTARA/Paramayuda

    Ratusan penumpang KRL Commuter Line berunjukrasa dengan menahan kereta Argo Parahyangan yang melintas di stasiun Bekasi (17/4). Aksi ini dipicu seringnya KRL Commuter terlambat dua bulan belakangan. ANTARA/Paramayuda

    TEMPO.CO , Bekasi - Ribuan penumpang kereta rel listrik menumpuk di Stasiun Bekasi, Kamis, 17 April 2014. Sebagian mereka meluapkan kekesalannya dengan turun ke rel akibat sering terlambatnya kereta datang. "Hampir setiap hari kereta terlambat," kata seorang penumpang, Bunga, 25 tahun. (Baca: Penumpang KRL Bekasi Duduki Rel Jalur Luar Kota)

    Akibatnya, warga Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, itu sering terlambat ngantor di Jakarta Pusat. Karyawati di bagian keuangan salah satu perusahaan swasta ini mengaku setiap hari mendapatkan teguran dari atasnnya gara-gara sering terlambat masuk kantor. "Saya hanya bisa bilang minta maaf," ujarnya.

    Setiap hari jadwal masuk ke kantor pukul 08.30. Ia berangkat dari rumahnya sekitar pukul 07.00. Sekitar pukul 07.15 sudah berada di Stasiun Bekasi. Jika tak ada keterlambatan, hanya dalam waktu 30 menit sudah tiba di kantor. Namun kenyataannya, setiap hari ia telat masuk kerja karena kereta sering terlambat. "Sampai saat ini hanya teguran saja, belum sampai kena peringatan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.