Tiang Monorel Rasuna Said Terbengkalai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kereta monorel dipamerkan di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (26/6). Rute green line membentang sepanjang 14,5 kilometer dengan jalur Kuningan - Kuningan Sentral - Gatot Subroto - Senayan - Asia Afrika - Pejompongan - Karet - Dukuh Atas - kembali ke Kuningan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sebuah kereta monorel dipamerkan di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (26/6). Rute green line membentang sepanjang 14,5 kilometer dengan jalur Kuningan - Kuningan Sentral - Gatot Subroto - Senayan - Asia Afrika - Pejompongan - Karet - Dukuh Atas - kembali ke Kuningan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemancangan tiang pertama (groundbreaking) pembangunan proyek monorel yang dilakukan sejak 16 Oktober 2013 lalu kini tak jelas kelanjutannya. Tak ada tanda-tanda pengerjaan lanjutan di titik-titik lokasi tiang monorel sudah berdiri.

    Salah satu titiknya di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Pantauan Tempo, tiang yang telah dibangun di pangkal jalan ini hingga berujung ke arah Menteng terbengkalai. Tak ada satu pun pekerja terlihat di setiap tiang. (Baca: Jakarta Monorel Tawarkan 3 Tipe Stasiun Monorel)

    Sejak groundbreaking, di tiang ini justru kerap mampir iklan acara musik hingga beragam produk. Tiang dengan tinggi sekitar 3-5 meter itu tak terurus lantaran besi di bagian atas sudah berkarat. Keadaan yang sama terjadi di tiang lain hingga Menteng.

    Chardova Ivanisevic, 29 tahun, mengatakan ia tak pernah melihat adanya proses pengerjaan pada tiang monorel. Perempuan yang berkantor di Kuningan ini berujar hal yang sama terjadi setiap hari kerja maupun akhir pekan.

    "Saya setiap hari kerja sampai Sabtu lewat Rasuna, tapi tak pernah melihat ada yang bekerja," kata Chardova, saat ditemui Tempo di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Ahad, 20 April 2014. (Baca: Ahok Sarankan Proyek Monorel Disetop)

    Menurut dia, di beberapa tiang pada titik yang kerap terjadi kemacetan bahkan sempat ditempeli poster calon legislator pada pemilu legislatif 2014. "Bukan cuma acara konser, poster caleg juga pernah ditempel di tiang-tiang monorel," ujar Chardova.

    Proyek yang sudah dimulai sejak 2004 ini adalah kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI dengan PT Jakarta Monorail untuk membangun monorel sebagai salah satu upaya mengatasi kemacetan. Namun, proyek yang sudah dimulai sejak 10 tahun lalu itu belum juga menunjukkan perkembangan signifikan.

    Perjanjian kerja sama (PKS) monorel sudah mundur dari target waktu yang dijanjikan. Tadinya PKS ditargetkan rampung Februari, lalu mundur menjadi Maret, dan molor lagi ke April. Namun, sampai jelang pengujung April, Pemprov dan PT JM tidak kunjung menyepakati PKS. Mengenai keterlambatan, PT JM belum dapat dikonfirmasi. (Baca pula: PT Jakarta Monorail Pastikan Proyek Berlanjut)

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.