Malu, Adik Tersangka Kasus JIS Menghilang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Kepolisian menggiring tersangka pelaku kekerasan seksual terhadap siswa taman kanak-kanak Jakarta International School (JIS) menuju rutan usai dihadirkan dalam jumpa pers di Gedung Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota Kepolisian menggiring tersangka pelaku kekerasan seksual terhadap siswa taman kanak-kanak Jakarta International School (JIS) menuju rutan usai dihadirkan dalam jumpa pers di Gedung Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Depok - Adik Afriska, 24 tahun, tersangka wanita dalam kasus pelecehan seksual di Taman Kanak-kanak Jakarta International School, Jakarta Selatan, menghilang dari kontrakan mereka di Jalan Sengon Nomor 16,  RT 01 RW 03, Cinere, Depok. Afriska tinggal bersama seorang adik perempuan bernama Kiki, 24 tahun, di kontrakan itu.

    "Adiknya sudah pindah kemarin sore. Kelihatannya malu karena kasus itu," kata pemilik warung di depan kontrakan Afriska, Abdurahman, Senin, 28 April 2014.

    Abdurahman mengaku tidak tahu ke mana Kiki pindah. Pada Ahad sore, Abdurahman melihat ada sebuah mobil yang menjemput Kiki yang sudah siap memindahkan barang-barangnya. "Tidak ada keterangan apa-apa, orangnya pendiam," katanya.

    Afriska dan adiknya tinggal di kamar paling pojok sebuah kontrakan memanjang. Saat ini pintu kamar kontrakan bercat putih itu terkunci. Kontrakan di sampingnya juga terlihat kosong dengan pintu tertutup. Menurut Abdurahman, para pengontrak di sana memang pekerja yang hanya pulang malam hari.

    Menurut Abdurahman, sudah enam bulan Afriska mengontrak di sana. Selama mengontrak, baik Kiki maupun Afriska jarang berbicara. "Dia (Afriska) sering membeli di sini, tapi tak pernah ngobrol," kata Abdurahman. Karena itu juga, tetangga jarang mengetahui nama keduanya. "Saya saja tahu namanya dari berita televisi." (Baca: LPSK: Ada Pelaku Pelecehan Lain di JIS)

    Abdurahman tidak menyangka, perempuan yang terlihat baik dan pendiam itu bisa melakukan kekerasan seksual terhadap anak-anak. Mereka pun resah dengan berita itu. "Ya, takut juga, di sini kan banyak anak-anak," ujarnya.

    Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan enam tersangka dalam kasus pelecehan seksual di JIS. Mereka adalah Azwar, 27 tahun, Awan (20), Agun (25), Afriska (24), Zainal (28), dan Sy (20) yang seluruhnya adalah petugas kebersihan di sekolah tersebut.

    Perempuan itu memiliki peran berbeda saat rekan-rekannya sesama petugas kebersihan bergantian menyodomi siswa TK JIS berinisial AK, 6 tahun. Afriska melakukan lima kali perbuatan biadab bersama tersangka lain dalam rentang waktu 3 Februari hingga 17 Maret 2014. Biasanya, Afriska berperan membuka celana korban, memegangi korban, atau menjaga pintu toilet saat rekan-rekannya beraksi.

    ILHAM TIRTA

    Berita Terpopuler:
    Tersangka Pelecehan di JIS Korban Sodomi Buron FBI 
    Ayah-Ibu Korban JIS Silang Pendapat
    Jakarta, Kota dengan Pertumbuhan Terpesat Sedunia
    Dua Pria Tersangka JIS Pernah Berhubungan Seks


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wacana Liberalisasi Penerbangan, Pemerintah Undang Maskapai Asing

    Pemerintah membuka wacana liberalisasi penerbangan dengan mengundang maskapai asing untuk mengoperasikan rute domestik demi memperketat kompetisi.