Trauma Berat, Korban JIS Bakal Pindah ke Eropa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pelajar usai usai belajar di sekolah Jakarta International School (JIS), Jakarta, Selasa (15/4). Afriska, Agung, dan Awan adalah tiga pekerja alih daya. Tugas mereka di sekolah itu adalah melakukan pekerjaan bersih-bersih. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Sejumlah pelajar usai usai belajar di sekolah Jakarta International School (JIS), Jakarta, Selasa (15/4). Afriska, Agung, dan Awan adalah tiga pekerja alih daya. Tugas mereka di sekolah itu adalah melakukan pekerjaan bersih-bersih. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu korban pelecehan seksual di Jakarta International School (JIS) berencana pindah ke luar negeri. Menurut dia, kondisi anak yang trauma berat membuat pindah ke luar negeri menjadi opsi yang paling memungkinkan demi pemulihan psikologisnya. "Rencananya pindah ke Eropa atau Amerika Serikat," katanya di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 30 April 2014. (Baca: Kepala JIS Diduga Langgar Imigrasi)

    Menurut sang ibu, kepindahannya ke Eropa atau Amerika Serikat disebabkan trauma yang dialami anaknya. Dia mengatakan anak itu kini takut dan membenci orang yang bekerja sebagai petugas kebersihan atau cleaning service. Anak itu sudah menganggap seluruh petugas kebersihan itu orang Asia. "Karena itu, kami berencana pindah ke daerah yang banyak orang asing," katanya. (Baca: Trauma Korban Pedofil Bisa Membekas hingga Tua)

    Hingga saat ini korban pelecehan JIS masih mengalami trauma berat meski sudah mendapatkan bantuan konseling. Sang ibu mengatakan bocah berusia 6 tahun itu masih kerap mengigau saat tidur dan menjadi lebih emosional. "Mainannya dibuang dan barang-barang dibanting olehnya," kata ibu korban. (Baca: Pedofil di JIS, Polisi Rekonstruksi di TKP Baru)

    Selain itu, bocah blasteran Indonesia-Belanda itu kini mendapatkan pelajaran melalui sistem home schooling. Soalnya, ibu korban memutuskan tak lagi menyekolahkan anaknya di JIS setelah pelecehan seksual itu terungkap. (Baca: Kode Tersangka JIS: Ada Anak, Mau Dikerjain Enggak?)

    Sebelumnya kasus itu berawal saat seorang siswa taman kanak-kanak di Jakarta International School menjadi korban pelecehan seksual. Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan adanya korban lain yang bisa menyeret tersangka baru. (Baca: JIS Sewa Tanah Pertamina US$ 10 per 15 Tahun)

    Pihak keluarga pun menyatakan bakal menggugat sekolah yang terletak di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, itu. Mereka menganggap pihak sekolah lalai dalam memberikan pengawasan kepada siswanya. Sekolah juga dianggap terlambat dalam menangani kasus pelecehan seksual tersebut. (Baca: Cara Perusahaan Rekrut Tersangka Sodomi di JIS)

    DIMAS SIREGAR

    Topik terhangat:
    Hadi Poernomo | Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo

    Berita terpopuler:
    Jagal Tangerang Sakit Hati, Sekeluarga Dihabisi
    Ahok Tak Percaya Survei Kemiskinan BPS
    Olga Syahputra Kena Meningitis, Ini yang Terjadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.