Bertemu Ahok, Sani: Bahas Kampanye Hitam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri-kanan, Sekjen PKS Anis Matta, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutfi Hasan Ishaak dan Ketua Panitia Triwisaksana menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS di Jakarta, Senin (5/3) malam. ANTARA/Dhoni Setiawan

    Dari kiri-kanan, Sekjen PKS Anis Matta, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutfi Hasan Ishaak dan Ketua Panitia Triwisaksana menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS di Jakarta, Senin (5/3) malam. ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO , Jakarta:Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Triwisaksana membenarkan dia bersama dua koleganya bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk membahas kampanye hitam terhadap calon presiden Joko Widodo.

    "Ya kemarin memang ada pertemuan dengan Pak Ahok, saya datang bersma Haji Lulung Lunggana dan Muhammad Taufik," kata pria yang akrab disapa Bang Sani itu saat dihubungi pada Kamis, 5 Juni 2014.

    Pada Rabu, 4 Juni 2014, Sani bersama Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Lulung Lunggana, serta Muhammad Taufik dari Partai Gerakan Indonesia Raya menemui Ahok di ruang kerjanya. "Sebetulnya itu pertemuan untuk membahas proyek monorel," kata Sani. "Obrolan soal kampanye hitam itu cuma basa-basi."

    Di dalam pertemuan itu, seperti diungkapkan Ahok kepada wartawan di Balai Kota, kemarin, berisi pembicaraan soal kampanye hitam dalam pemilihan presiden. "Kami setuju, kampanye hitam terhadap Pak Jokowi tidak boleh ada di Jakarta," kata Ahok. Lulung bersama Sani dan Muhammad Taufik adalah anggota tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo - Hatta. Partai mereka merupakan mitra koalisi Gerindra. Adapun Ahok adalah penasihat tim pemenangan Prabowo - Hatta.

    Dalam pertemuan itu, kata Sani, mereka semua sepakat kampanye hitam tidak boleh ada di DKI Jakarta. "Soalnya kan sudah dideklarasikan bahwa Pemilu Presiden tahun ini harus bersih dan damai." Anti kampanye hitam, dia menjelaskan, adalah sikap resmi tim pemenangan Prabowo - Hatta.

    Meski begitu, Sani mengungkapkan, pembicaraan soal kampanye hitam terhadap pasangan Jokowi - JK bukanlah topik utama dalam pertemuan kemarin. "Kami menemui Pak Ahok untuk mempertanyakan proyek monorel, obrolan soal kampanye capres cuma selingan."

    PRAGA UTAMA
    Berita Terpopuler:

    Putri Jepang Lepas Gelar Demi Nikahi Pria Biasa

    Kuburan 796 Anak Ditemukan di Septic Tank Gereja 

    Menteri Suswono Sebut Dua Kader PKS Terima Duit 

    Penyerang Umat Katolik Bawa Samurai dan Penyetrum


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.