Juru Parkir Monas yang Dibakar Tentara Meninggal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menggiring pelaku pembakaran juru parkir Monas, Pratu Heri usai mengikuti upacara pemecatan di Lapangan Puspom TNI AD, Jakarta, 7 Juli 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Petugas menggiring pelaku pembakaran juru parkir Monas, Pratu Heri usai mengikuti upacara pemecatan di Lapangan Puspom TNI AD, Jakarta, 7 Juli 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta -Tengku Yusri, 47 tahun, juru parkir di Monumen Nasional yang menjadi korban kekerasan setelah dibakar oleh anggota TNI AD berpangkat prajurit satu, Hery Ardiansyah, mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat. Ia menutup mata untuk selamanya pada Senin, 14 Juli 2014, pukul 05.30, setelah sejak 30 Juni lalu berada dalam kondisi koma di Intensive Care Unit (ICU) Luka Bakar RSCM.

    Kepala Pusat Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal Andika Perkasa, membenarkan informasi ini. Menurut dia, Komandan Detasemen Markas Pusat Polisi Militer TNI AD Mayor Jenderal Unggul K. Yudoyono sudah berada di RSCM untuk membantu proses visum dan penerbangan jenazah ke Aceh.

    "Pom (Polisi Militer Kodam Jaya) juga membantu penerbangan kembali istri dan kedua anak Yusri," ujarnya.

    Saat ini, menurut Muchtar, salah satu kerabat Yusri, jenazah juru parkir yang saat ini berada di Ruang Jenazah RSCM itu belum dimandikan dan tengah menunggu visum dari Polisi Militer Kodam Jaya.

    URSULA FLORENE SONIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.