Pengumuman Pilpres, Jalan Imam Bonjol Ditutup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor KPU/TEMPO/Komarul Iman

    Kantor KPU/TEMPO/Komarul Iman

    TEMPO.CO , Jakarta:  Polisi mensterilkan gedung Komisi Pemilihan Umum yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, dari gelombang massa pendukung calon presiden pada hari pengumuman pemenang Pemilihan Presiden 2014, Selasa 22 Juli 2014 hari ini. (Baca juga: Massa Prabowo Ancam Duduki KPU Lagi)

    Menurut Kabid Humas Polda Metero Jaya Kombes Rikwanto, Jalan Imam Bonjol setidaknya harus steril hingga radius 200 meter. Polisi membersihkan kawasan itu sejak Senin malam 21 Juli 2014.  (Baca juga:Jokowi Jamin Besok Tidak Rusuh)

    Arus lalu lintas dari Jalan Cik Ditiro menuju Jalan Mohammad Yamin akan dialihkan ke Jalan Teuku Umar, begitu sebaliknya. Sementara arus lalu lintas dari Jalan Diponegoro ke Taman Suropati akan diarahkan ke Jalan Cik Ditiro.

    Arus lalu lintas dari arah Kuningan ke Jalan HOS Cokroaminoto akan diputar balikkan menuju Jalan Latuharhary. Jalan ini pun akan menampung kendaraan dari arah Jalan Jendal yang menuju Jalan Cimahi.

    Terakhir, arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin menuju arah Jalan Imam Bonjol akan diblokade. Kendaraan diminta untuk terus lurus menuju Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Blora.

    Tak hanya di sekitar Jalan Imam Bonjol, Rikwanto menyatakan penutupan gelombang massa akan dilakukan sejak ring terluar di kota Jakarta. Menurutnya Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan Polda wilayah perbatasan untuk mendukung hal tersebut. (Baca: JK Yakin Pengumuman Pemenang Pilpres Tak Rusuh)

    "Jika ada hal-hal yang tidak diinginkan, polisi sudah mengantisipasi hingga rencana menutup kota Jakarta. Kami sudah siapkan penyekatan di sejumlah titik wilayah dari Bandung dan Banten," ujar Rikwanto. Untuk melaksanakan hal ini, polisi telah menyiagakan sepuluh ribu personil di tiga wilayah Polda tersebut, dan khusus seribu personil untuk menjaga gedung KPU di Jakarta. (Baca: Pengumuman Pilpres, Polisi Jamin Jakarta Aman)

    M. ANDI PERDANA

    Berita Lainnya:
    Jokowi Batal Balik Jadi Gubernur Jika Ini Terjadi
    Deklarasi Ansharul Khilafah Dukung ISIS Dibubarkan  
    Hamas Tangkap Seorang Tentara Israel  
    Jembatan Comal Amblas, Macetnya Sampai ke Nagreg
    iPad Milik Korban MH17 Kirim Pesan ke Keluarga  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.