Libur Lebaran, Ragunan Buka Lebih Awal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung menonton seekor gajah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta. ANTARA/Anita Permata Dewi

    Pengunjung menonton seekor gajah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta. ANTARA/Anita Permata Dewi

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, akan buka lebih awal pada saat hari pertama Idul Fitri. "Besok kami buka pukul 07.00 pagi," kata Wahyudi Bambang, Humas Taman Margasatwa Ragunan, saat dihubungi Tempo, Ahad, 27 Juli 2014.

    Pada saat libur Lebaran, selama satu minggu mendatang, Taman Margasatwa Ragunan buka dari pukul 07.00 WIB dan tutup pada pukul 17.00 WIB. Pada hari biasa, Ragunan buka dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Bambang menjelaskan, ini sengaja dilakukan agar pengunjung Taman Margasatwa Ragunan bisa menikmati lebih lama koleksi satwa sambil berlibur. "Kami berusaha yang terbaik untuk pengunjung," kata Bambang. (Baca: Transjakarta Tetap Beroperasi Selama Lebaran)

    Untuk mengantisipasi ledakan pengunjung saat libur Lebaran, pihak Taman Margasatwa Ragunan telah menyediakan tambahan tiket masuk dan ekstra areal parkir. "Untuk parkir mobil pribadi bisa masuk ke dalam areal Ragunan dan parkir di halaman depan kantor humas," kata Bambang. Pihaknya juga menambah petugas pengawas di seputar area parkir. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga keamanan di seputar area Ragunan," kata

    Sementara harga tiket tidak ada kenaikan pada saat libur Lebaran. "Untuk dewasa Rp 4.000 sedangkan anak-anak Rp 3.000," kata Bambang. (Baca juga: Ahok Ternyata Hobi Memandang Laut)

    DEVY ERNIS

    Berita Lainnya:
    Pemeras TKI Biasa Mengaku Sebagai Petugas
    TKI Yuli Berkisah Pemerasan di Bandara
    AS Evakuasi Staf Kedutaannya di Libya ke Tunisia
    Jelang Lebaran, Jakarta Hujan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.