Ahok Pilih Kondangan Ketimbang Syukuran Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendapat undangan dari relawan Jokowi untuk menghadiri syukuran atas kemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam pemilu presiden. (Baca: Ahok Akan Ajukan Dua Nama Calon Wakil Gubernur)

    Relawan Jokowi yang terdiri atas Yayasan Komunikasi Indonesia dan Relawan Komunitas Matraman mengundang Ahok untuk hadir pada acara yang diadakan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Sabtu, 23 Agustus 2014 pukul 12.30 WIB. Namun, Ahok menyatakan tidak bisa hadir. (Baca: PDIP dan Gerindra Tak Nyambung, Ahok Terkatung-katung)

    "Aku mau ke kawinan staf PU (Dinas Pekerjaan Umum di Bekasi, Jawa Barat)," kata Ahok seusai menghadiri acara Saratoga's 3rd Annual CXO Network, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, 23 Agustus 2014. 

    Ahok mengatakan waktu acara dengan agenda Ahok hari ini kurang pas. Acara relawan Jokowi dimulai pukul 12.30 WIB, sedangkan Ahok baru keluar dari di Ritz Carlton sekitar pukul 13.00. "Enggak sempat, enggak keburu," ujarnya.

    Ahok mengaku setiap hari menerima undangan dari siapa saja. Undangan itu, menurut dia, sudah lumrah. "Aku teman dengan semuanya, jadi banyak undangan," kelakar Ahok.

    ERWAN HERMAWAN

    Topik terhangat:

    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Kurikulum 2013 Cetak Calon Psikopat
    Kenapa Jokowi Minta Paspampres Tak Kaku?
    Jokowi Disarankan 'Pegang' SBY ketimbang Ical
    Seusai Putusan MK, Prabowo Curhat di Facebook
    Prabowo Terus Menggugat, Siapa Paling Diuntungkan?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?