Ahok Ternyata Ingin Jadi Presiden Juga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Subekti

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ternyata ingin mengikuti jejak Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Tapi bukan hanya menjadi gubernur--sebentar lagi Ahok bakal dilantik sebagai pemimpin DKI Jakarta. Ahok ternyata juga ingin menjadi presiden. (Baca: Beda Jokowi dari Ahok dan Teori Kodok)

    "Saya ingin jadi presiden sendiri saja," kata Ahok dalam wawancara khusus dengan Tempo, Kamis, 21 Agustus 2014. (Baca: wawancara lengkap dengan Ahok, 'Gue Jadi Gubernur, Bos')

    Ahok berniat maju dalam Pemilu 2019 yang membarengkan pemilihan legislatif dan pemilu presiden. Syaratnya, Jokowi gagal menunjukkan kesuksesan. "Kalau Pak Jokowi bagus, ya, tidak usah nyalon," katanya. "Kalau dia penakut dan enggak beres kerjanya, gue nyalon." (Baca: Ahok Akui Terjepit Antara Jokowi dan Prabowo)

    Masak, Jokowi takut? Ahok menilai bisa saja Jokowi tak maju dalam Pemilu 2019. "Karakter sejati baru teruji saat dikasih kekuasaan." (Baca juga: Ahok Perkirakan DKI Bisa Tanpa Wakil Gubernur)

    Tapi Ahok tak mau berandai-andai terlalu jauh. Dia juga emoh memastikan Jokowi bakal sukses dalam memimpin negara. "Kalau tidak bisa, masak, terpilih? Biar sejarah yang membuktikan." (Baca: Ahok Ragu Bisa Cocok dengan Risma)

    TIM TEMPO

    Terpopuler
    Polisi Panggil Pengurus Gerindra Soal Garuda Merah
    Ini Saran Komnas HAM kepada Tim Advokasi Prabowo
    Lusa, PTUN Akan Jatuhkan Vonis Gugatan Prabowo
    Nazaruddin: Nova Riyanti Juga Istri Anas
    Kritik Ahok: Jokowi Lelet Ambil Keputusan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.