Rumah Digusur, Hawariah Tak Mampu Lagi Menangis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 1.536 personil gabungan Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub terlibat dalam pembongkaran kios pedagang di Terminal Depok, 8 Oktober 2014. TEMPO/Ilham Tirta

    Sebanyak 1.536 personil gabungan Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub terlibat dalam pembongkaran kios pedagang di Terminal Depok, 8 Oktober 2014. TEMPO/Ilham Tirta

    TEMPO.CO Depok  - Di bawah panas terik matahari yang menyengat, Hawariah kembali melihat puing-puing sisa tembok rumahnya yang menumpuk di tanah lapang dekat Terminal Depok, Rabu, 15 Oktober 2014. Wanita 46 tahun itu belum sepenuhnya percaya bahwa rumah hadiah perkawinannya dengan Muslim Baharudin 16 tahun lalu itu telah rata dengan tanah. Revitalisasi terminal itu mengharuskan rumah Hawarah tergusur. Sedangkan Hawariah dan keluarganya harus terusir.

    "Saya sudah tidak bisa mengangis. Air mata saya telah habis, tapi tidak ada yang mendengar," kata Hawariah dengan penuh emosi ketika ditemui di atas bongkahan sisa tembok rumahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...