Jakarta Selatan Rawan Banjir, Ini Lokasinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa anak bermain air saat kampung mereka tengah terendam banjir  di kampung pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa 11 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Beberapa anak bermain air saat kampung mereka tengah terendam banjir di kampung pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa 11 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah wilayah di Jakarta Selatan masuk dalam kategori daerah rawan banjir pada musim penghujan. Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Djoko Sri Margianto, mengatakan terdapat 104 Rukun Warga (RW) di wilayahnya yang menjadi daerah rawan banjir. (Baca: Hujan Merata di Bogor Belum Ancam Banjir Jakarta)

    "Daerahnya masih berdekatan dengan aliran sungai," kata Tri Djoko kepada Tempo, di Jakarta, Selasa 11 November 2014. Menurut Tri, ada dua penyebab banjir di wilayah rawan itu, yakni banjir kiriman dan buruknya drainase. (Baca Juga: Bogor Hujan Deras, Jakarta Siaga IV Banjir)

    Untuk mengatasi masalah warga saat datang banjir. Tri mempersiapkan logistik dan jalur evakuasi banjir. Adapun terkait buruknya drainase, dia mengatakan akan mencoba mengatasinya dengan memngeruk kali dan membersihkan tali-tali air, seperti selokan dan sungai.

    Berikut ini titik-titik rawan banjir di Jakarta Selatan:

    1. Kecamatan Setiabudi: Kuningan Timur (RW 01, 03), Karet Semanggi (RW 03, 04), Guntur (RW 02, 06), Karet (RW 07, 10), dan Setiabudi (RW 01, 02, 03).

    2. Kecamatan Tebet: Kebon Baru (RW 01, 02, 04, 08, 09, dan 10), Bukit Duri ( RW 10, 11, 12), dan Manggarai ( RW 01, 04, 10).

    3. Kecamatan Pancoran: Kalibata (RW 05), Rawajati (RW 01, 03, 06, 07), Duren Tiga (RW 05), Pengadegan (RW 01, 02), dan Cikoko (RW 01).

    4. Kecamatan Mampang Prapatan: Bangka (RW 02, 03, 04, 05), Pela Mampang (RW 04, 05, 06, 08, 011), Tegal Parang (RW 03, 05, 06), Mampang Prapatan (RW 01, 06), dan Kuningan Barat (RW 02, 04, 05).

    5. Kecamatan Pasar Minggu: Cilandak Timur (RW 03), Jati Padang (RW 02, 03, 04, 05, 011), Pejaten Barat (RW 04, 07, 08), dan Pejaten Timur (RW 02, 06, 07, 08).

    6. Kecamatan Kebayoran Baru: Cipete Utara (RW 06), Petogogan (RW 01, 02, 03), Rawa Barat (RW 02, 05), dan Gunung (RW 01).

    7. Kecamatan Kebayoran Lama: Pondok Pinang (RW 01, 04, 05, 08, 09), Kebayoran Lama Utara (RW 11), Cipulir (RW 10), dan Grogol Selatan (RW 12).

    8. Kecamatan Cilandak: Pondok Labu (RW 01, 03, 07, 10), Lebak Bulus (RW 04, 08), Cilandak Barat (RW 01, 02, 04), dan Cipete Selatan (RW 01).

    9. Kecamatan Pesanggrahan: Bintaro (RW 03, 04, 05, 10, 12, 14), Pesanggrahan (RW 01), Ulujami (RW 03), Petukangan Utara (RW 09), dan Petukangan Selatan (RW 06).

    10. Kecamatan Jagakarsa: Ciganjur (RW 01, 05, 06), Srengseng Sawah (RW 08, 09), dan Lenteng Agung (RW 05, 08).

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita Terpopuler
    Bahasa Inggris Jokowi Dipuji
    Hasut Massa Tolak Ahok, Bos FPI Terancam Pidana
    FPI Siapkan Pengganti Ahok, Namanya Fahrurrozi
    Pidato Berbahasa Inggris, Jokowi Bisa Langgar Sumpah
    Obama Pilih Jokowi, Bukan Putin atau Xi Jinping  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.