Bocah Tujuh Tahun Tewas Kesetrum di STC  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. taringa.net

    Ilustrasi. taringa.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Amanda Dwi Nugroho, bocah perempuan berusia tujuh tahun, tewas karena tersengat listrik di Senayan Trade Centre, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi Senin malam, 10 November 2014, saat korban dan keluarganya datang ke pusat perbelanjaan tersebut. (Baca juga: 3 Hal Penting untuk Hindari Tersetrum Listrik)

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Tatan Dirsan mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 19.15 WIB pada Senin, 10 November 2014. "Korban saat itu sedang bersama saksi, yaitu ibu korban di STC," kata dia, Selasa, 11 November 2014. (Baca juga: Pemasang Kabel AC Tewas Tersetrum di JIS)

    Ketika berada di lantai satu STC, korban sedang menunggu ayahnya dengan duduk di sebuah kursi kayu. "Korban menjulurkan kaki ke arah luar," kata Tatan. Saat itu, kaki korban diduga menginjak kabel neon box bertegangan tinggi yang terkelupas. (Baca juga: Tersengat Listrik, Ketua Komisi V Meninggal)

    "Korban tersetrum dan meninggal," ujar Tatan.

    Mendapati Amanda tak sadarkan diri, keluarga langsung membawa bocah itu ke Rumah Sakit Pusat Pertamina. Namun, Amanda dinyatakan sudah meninggal. "Selanjutnya kami lakukan visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo," kata dia.

    Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus tersebut. "Kami lakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi," kata Tatan.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita lainnya
    Bahasa Inggris Jokowi Dipuji
    Bertemu Obama, Jokowi Berbahasa Indonesia
    Hasut Massa Tolak Ahok, Bos FPI Terancam Pidana
    Jokowi Pamer Pengalaman 30 Tahun ke Obama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.