Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/The Record of Bergen County, Viorel Florescu

    AP/The Record of Bergen County, Viorel Florescu

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intesitas ringan akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada hari ini. Di antaranya adalah Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Pontianak, Banjarmasin, Jayapura, dan Merauke.

    Dilansir dari situs resmi BMKG pada Rabu, 12 November 2014, daerah-daerah tersebut akan diguyur hujan ringan hingga sedang sepanjang hari ini. Cuaca di Medan, Samarinda, Makassar, Majene, Ambon, dan Denpasar diprediksi berawan. Sedangkan cuaca di Kendari, Kupang, dan Sumbawa Besar diprediksi cerah berawan. (Baca: Jabodetabek Diguyur Hujan Ringan Hari Ini)

    Untuk suhu udara di Jakarta, BMKG memprediksi berada pada 23-32 derajat Celcius dengan kelembapan udara 56-96 persen. Adapun suhu di Bandung 23-31 derajat Celcius, Surabaya 26-35 derajat Celcius, Yogyakarta 23-31 derajat Celcius.

    Adapun suhu udara di Banda Aceh diprediksi 22-32 derajat Celcius, Pekanbaru 22-33 derajat Celcius, Jayapura 23-32 derajat Celcius, dan Merauke 22-31 derajat Celcius. Prediksi cuaca berawan terjadi di beberapa wilayah, yakni di Denpasar dengan suhu udara 25-34 derajat Celcius, Makassar 24-33 derajat Celcius, dan Ambon 23-31 derajat Celcius.

    BMKG juga memprediksi akan terjadi gempa di 212 kilometer barat laut Maluku Tenggara Barat dengan kedalaman 197 kilometer. Kekuatan gempa diprediksi 5,2 skala Richter dan tidak berpotensi tsunami.

    DEWI SUCI RAHAYU

    Berita Terpopuler
    Ahok: FPI Tak Cerminkan Islam Rahmatan lil alamin 
    Disuruh Geser Ahok, Fahrurrozi: Itu Darurat 
    DKI Gandeng Google Pantau Lalu Lintas
    Pelawak Tessy Bisa Dipenjara Seumur Hidup
    Antasari Azhar Gugat Praperadilan Polda Metro  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.