Ini Prioritas Ahok Setelah Menjadi Gubernur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PLT Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama (Ahok) (Kiri), bersama Direktur Utama PT Transjakarta, ANS Kosasih (kanan) saat  meresmikan logo TransJakarta yang baru di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, 10 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    PLT Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama (Ahok) (Kiri), bersama Direktur Utama PT Transjakarta, ANS Kosasih (kanan) saat meresmikan logo TransJakarta yang baru di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, 10 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015 akan diprioritaskan   untuk penyediaan sarana transportasi, penanggulangan masalah banjir, dan pendidikan.  Alasannya, ketiga sektor tersebut paling menopang pembangunan Ibu Kota.

    "Ketiganya penting," kata Ahok di Balai Kota, 14 November 2014. Total anggaran untuk program prioritas ini mencapai Rp 17,6 triliun dalam rancangan APBD 2015.

    Ahok mengakui pelaksanaan ketiga program tersebut belum menghasilkan perubahan yang signifikan. Misalnya saja pengadaan bus Transjakarta yang belum menjawab masalah transportasi massal. Kondisi itu diperburuk dengan banyaknya bus berkarat dan rusak sehingga mengurangi kualitas pelayanan.

    Pada bidang pendidikan, Ahok akan berfokus meningkatkan program Kartu Jakarta Pintar dan  sistem autodebit untuk pembayaran sekolah. "Uang yang diterima harus dipertanggungjawabkan secara rinci," katanya.

    Untuk masalah banjir, Ahok berencana mengontrak petugas pengeruk waduk-waduk di Ibu Kota secara individual. Dengan begitu, petugas tak bisa lagi mengelabui sistem pencatatan berupa penambahan jam kerja yang sebenarnya tak dilakukan (baca juga: Netizen Dukung Ahok Jadi Gubernur Jakarta).

    LINDA HAIRANI


    Berita lain:

    Kontras Laporkan FPI ke Komnas HAM 
    Yenny Wahid: FPI Organisasi Islam Tak Beradab 

    Lagi, Ikan Purba Tertangkap di Perairan Sulawesi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.