Akhir Pekan, Jakarta Diperkirakan Hujan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kendaraan mewah BMW, menerobos genangan banjir di jalan Hasanudin, kawasan Blok M, Jakarta, 7 Juli 2014. Hujan deras mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sebuah kendaraan mewah BMW, menerobos genangan banjir di jalan Hasanudin, kawasan Blok M, Jakarta, 7 Juli 2014. Hujan deras mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    1TEMPO.CO, Jakarta - Anda yang akan berakhir pekan di Jakarta dan sekitarnya siap siagalah atas kemungkinan terjadinya banjir. Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan bakal mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya selama akhir pekan ini. (Atasi Banjir, Ahok: Dinas PU Pentingkan Proyek)

    Berdasarkan prediksi cuaca yang dilansir BMKG, Sabtu, 15 November 2014, sebagian besar wilayah Ibu Kota dan daerah penyangga bakal hujan mulai siang hari. Hanya wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara yang kemungkinan berawan. (Pantau Banjir, DKI Pasang CCTV)

    Intensitas hujan pada siang hari di beberapa wilayah Jakarta dan daerah penyangga cukup beragam. Di DKI, intensitas hujan ringan. Sedangkan daerah penyangga, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, berintensitas hujan sedang.

    Memasuki malam hari, semua wilayah Jakarta dan daerah satelit diguyur hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. (Musim Hujan Mulai, 15 Pompa di Jakarta Utara Rusak)

    Tinggi muka air di beberapa pintu air di Jakarta berstatus siaga 4. Berdasarkan cuitan akun resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, @BPBDJakarta, ketinggian muka air di Pintu Air Katulampa pada pukul 00.00 sekitar 30 sentimeter atau dalam status siaga 4 alias aman. Di Pintu Air Manggarai, ketinggian muka air tercatat 630 sentimeter, juga berstatus siaga 4.

    ERWAN HERMAWAN

    Terpopuler:
    Di Mimbar Masjid, Pria Ini Pimpin Doa Tolak Ahok
    Soal Pembubaran FPI, Kontras: Ahok Reaksioner
    Ahok: Beda Gubernur dan PLT Hanya Rp 1 Juta
    Kontras: Jangan Bubarkan FPI, tapi Larang Aksinya



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.