PDIP Sodorkan Dua Nama Calon Wakil Ahok di DKI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menunjukkan sepatu putihnya yang akan dipakai saat pelantikan dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta, di ruang kerjanya di Balai Kota, Jakarta, 18 November 2014. Ahok akan dilantik untuk menggantikan Joko Widodo, besok, di Istana Negara, Jakarta. Tempo/Arif Zulkifli

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menunjukkan sepatu putihnya yang akan dipakai saat pelantikan dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta, di ruang kerjanya di Balai Kota, Jakarta, 18 November 2014. Ahok akan dilantik untuk menggantikan Joko Widodo, besok, di Istana Negara, Jakarta. Tempo/Arif Zulkifli

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya sedang mempersiapkan kader terbaik untuk mengisi posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dua nama sudah masuk dalam radar Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan yaitu Ketua PDIP Jakarta Boy Bernadi Sadikin dan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat.

    "Kedua nama itu layak mendampingi Ahok," kata Hasto saat dihubungi, Rabu, 19 November 2014.

    Basuki Tjahaja Purnama telah resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pelantikan Ahok, sapaan Basuki, sebagai pejabat nomor satu di Ibu Kota digelar di Istana Negara, Rabu, 19 November 2014. Begitu dia dilantik, kursi Wakil Gubernur DKI lowong. (Baca: Sah! Ahok Resmi Jadi Gubernur DKI Jakarta)

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati, Ahok memiliki kewenangan memilih wakilnya. Wakilnya bisa berasal dari pegawai negeri sipil ataupun non-pegawai negeri sipil.

    Hasto menyebutkan kader banteng yang tengah dipersiapkan untuk mendampingi Ahok telah memenuhi sejumlah syarat. Salah satunya adalah mampu bekerja sama dengan Ahok. "Tentu saja wakil disiapkan dalam konteks kesatupaduan dengan Ahok."  (Baca juga: Jadi Gubernur, Ahok Dapat Bunga dan Makanan )


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.