Veronica Pakai Kebaya Khusus buat Pelantikan Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) bersama istri Ny Iriana Joko Widodo (kedua kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (kedua kanan) bersama istri Veronica Tan Basuki (kanan). ANTARA/Ismar Patrizki

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) bersama istri Ny Iriana Joko Widodo (kedua kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (kedua kanan) bersama istri Veronica Tan Basuki (kanan). ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Veronica Tan, istri Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan sengaja memesan kebaya untuk pelantikan suaminya menjadi gubernur. Namun kebaya tersebut tidak dipersiapkan sejak jauh hari.

    "Tidak dipesan sejak lama, saya belum lama tahu," kata Veronica di Balai Kota, Rabu, 19 November 2014.

    Veronica mengenakan kebaya berwarna putih yang dirancang oleh perancang kenamaan, Didi Budiharjo. Ia memadukan kebaya tersebut dengan kain batik cokelat hasil karya desainer Josephine Komara alias Obin. Veronica melengkapi busananya dengan menyampirkan selendang merah.(Baca: Ahok: Aku Takut Istri kalau di Rumah )

    Veronica mengatakan riasan wajah dan pakaiannya dipersiapkan sejak pagi. Ia meminta pegawai salon mendatangi rumahnya untuk mengurus keperluan merias wajahnya dan kerabatnya. Cara tersebut dipilih lantaran Veronica juga harus menghadiri pembukaan Bazar Amal ke-47 Women's International Club di Jakarta Convention Center, Jakarta.

    Setelah mendampingi Iriana Widodo dalam acara tersebut, ia berujar, langsung menuju ke Balai Kota. "Sudah seperti kuda, lari sana-sini," ujarnya.(Baca: Cerita Ahok Soal Pernikahannya yang Terburu-buru )

    Rombongan keluarga dan pejabat DKI Jakarta berangkat bersama-sama dari Balai Kota. Mereka menumpang lima bus besar. Sedangkan keluarga inti Basuki menggunaan kendaraan dinas Toyota Land Cruiser hitam B-1966-RFR.

    LINDA HAIRANI

    Berita Terpopuler
    Ahok: Warga Jakarta Tinggal di dalam Sungai 
    3 Kartu Jokowi Kalah Sakti Dibanding KPS 2013
    Kasus Novel FPI Diserahkan ke Kejaksaan 
    Organda Mogok Massal, Nyaris Tak Ada Angkutan Umum  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.