Beijing-Jakarta Jalin Kerja Sama Sister City

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Beijing akan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan kerja sama ini dilandasi oleh beberapa kesamaan yang dimiliki oleh kedua kota. "Beijing dan Jakarta hampir semuanya mirip," kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Kamis, 20 November 2014.

    Pembahasan kerja sama itu dilakukan dala kunjungan Wali Kota Beijing Wang Anshun ke Balai Kota. Ahok menuturkan, salah satu bentuk kerja sama itu yakni Pemerintah Kota Beijing akan berinvestasi dalam penanganan limbah. Beijing memiliki teknologi yang lebih canggih untuk mengolah limbah.

    Sebagai gantinya, Ahok berujar Beijing juga mengharapkan Jakarta melakukan hal yang sama. Beijing menawarkan articulated bus bermerk Foton pabrikan Tiongkok. Anshun, kata dia, mengklaim kualitas merk tersebut lebih baik dibandingkan produk buatan Amerika Serikat. Beijing juga akan menyumbang satu unit bus merk tersebut untuk Ibu Kota.

    Selain soal bisnis, Ahok mengatakan pertemuan itu juga membahas kerja sama kebudayaan, pendidikan, hingga olahraga. Khusus untuk olahraga, atlet DKI akan mengunjungi Beijing untuk berlatih di bawah pengawasan pelatih Negeri Tirai Bambu itu. Latihan itu bertujuan mempersiapkan para atlet untuk menyongsong Asian Games 2018.

    Soal pemerintahan, Ahok berujar Pemerintah Kota Beijing ingin mempelajari cara Jakarta menerapkan pajak bumi dan bangunan. Sedangkan Jakarta ingin meniru cara Baeijing membebaskan lahan milik warga yang terkena proyek pembangunan yang dikerjakan pemerintah. "Beijing berkomitmen bekerja sama dengan kami," kata Ahok.

    LINDA HAIRANI

    Topik terhangat:

    Tes Perawan Kepolisian | Ahok Jadi Gubernur | Jokowi dan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Kronologi Baku Tembak TNI Vs Polri di Batam 
    Ahok: Saya Bukan PDIP, tapi Orangnya Bu Mega 
    3 Modus Baru Mafia Migas Versi Faisal Basri 
    JE Sahetapy: Piring Kabinet SBY Bau Amis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.