Jabodetabek Diguyur Hujan, Jakarta Terancam Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt Gubenur DKI Jakarta, Basuki Thahja Purnama meninjau proyek normalisasi kali Ciliwung tahap satu di Jatinegara Barat, 18 November 2014. Kunjungannya tersebut untuk melihat kesiapan dalam menghadapi musim hujan dan bencana banjir. TEMPO/Dasril Roszandi

    Plt Gubenur DKI Jakarta, Basuki Thahja Purnama meninjau proyek normalisasi kali Ciliwung tahap satu di Jatinegara Barat, 18 November 2014. Kunjungannya tersebut untuk melihat kesiapan dalam menghadapi musim hujan dan bencana banjir. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika meramalkan hari ini wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan kembali diguyur hujan. Intensitas hujan dari sedang sampai lebat atau diperkirakan mencapai 100 milimeter per hari. (Baca: Kenapa Ciliwung Selalu Meluap Saat Hujan Lebat)

    Kepala BMKG Andi Eka Satya mengatakan hujan diperkirakan turun mulai pukul 13.00 WIB dengan rata-rata curah hujan mencapai 10 milimeter per tiga jam atau 48-80 milimeter per hari. Kemudian, pada pukul 16.00 WIB, wilayah Tangerang diguyur hujan dengan intensitas lebat dengan rata-rata curah hujan 10-15 milimeter per tiga jam atau 80-120 milimeter per hari.

    “Baru pukul 19.00 akan terjadi hujan lebat di wilayah Bogor dan sekitarnya,” kata Andi, 20 November 2014. Hujan lebat akan mencapai puncaknya pada pukul 22.00 WIB.

    Andi melanjutkan, hujan yang turun pada pukul 19.00-22.00 di Bogor akan bertumpu di Bendung Katulampa. “Sembilan jam sesudah itu akan sampai ke Jakarta. Pada Sabtu, keesokan harinya, Ibu Kota diperkirakan akan banjir lagi,” katanya.

    Menurut Andi, hujan yang turun pada hari ini memiliki intensitas dan curah yang sama dengan hujan pada Rabu lalu. Andi juga mengatakan, akibat hujan lebat ini, air laut akan pasang hingga 1 meter. Wilayah yang kemarin terendam banjir diperkirakan kembali lagi terkena dampaknya.

    Berdasarkan pantauan Tempo, sebanyak 14 titik di wilayah Jakarta tergenang luapan air Sungai Ciliwung. Antara lain di Gunung Sahari, Kampung Melayu, Gudang Peluru, Bukit Duri, Kelurahan Pejaten, hingga Jalan Raya Bogor.

    Kepala Balai Besar Ciliwung Cisadane Teuku Iskandar mengatakan banjir itu karena tinggi muka air di Bendung Katulampa mencapai 190 sentimeter dengan status siaga II banjir. Dia menambahkan, apabila Bogor dan Jakarta kembali diguyur hujan lebat pada hari ini, wilayah yang kemarin tergenang diperkirakan semakin terendam.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Bambang Musyawardana mengatakan pihaknya sudah siap menghadapi banjir di Ibu Kota. Termasuk mengantisipasi warga yang hendak mengungsi. “Semua sudah siap," katanya saat dihubungi Tempo, kemarin.

    Menurut Bambang, 29 satuan penanggulangan bencana sudah berkoordinasi. Bantuan yang disiapkan berupa makanan, minuman, dan obat-obatan. "Stok bantuan sesuai dengan data yang diperoleh dari lapangan."

    FEBRIANA FIRDAUS | SAID HELABY

    Berita lain:
    Deklarasi KMP: Turunkan Jokowi, Ganti Prabowo
    Bentrok TNI Vs Polri, Peluru di Dada Korban Lebur
    Faisal Basri: Kenapa Tak Beli Minyak Timor Leste?

     





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.