Siaga Banjir, Bukit Duri Siapkan 740 Relawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak mendorong perahu buatan warga untuk melakukan antar jemput warga yang terkena banjir di kampung pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa 11 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Seorang anak mendorong perahu buatan warga untuk melakukan antar jemput warga yang terkena banjir di kampung pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa 11 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, menyiapkan 740 relawan untuk membantu warga mengungsi saat banjir. Mereka berasal dari unsur pemerintah, masyarakat, dan instansi lain. (Baca: Pintu Air Manggarai Dibangun, Apa Manfaatnya?)

    "Dari pemerintah ada 48 orang, 10 orang dari instasi lain seperti Badan Pembina Desa, dan sisanya dari unsur masyarakat seperti RT/RW dan PKK," kata Didin Saifudin, salah satu anggota tim evakuasi, saat ditemui di kantor kelurahan, Sabtu, 22 November 2014. (Baca: Banjir DKI, Perbaikan Pompa Rusak Rampung 2 Pekan)

    Para relawan itu, kata dia, selalu siaga. Mereka saling berhubungan lewat handy talky dan grup BlackBerry Messenger. "Termasuk saat hari libur seperti ini," ujarnya. (Baca: Banjir, Penjaga Pintu Air Lembur tanpa Insentif)

    Selain mendata para relawan, ia menambahkan, kelurahan juga sudah mencatat tempat penampungan yang akan digunakan oleh warga. Ada 7 tempat yang sudah disiapkan, antara lain di kantor kelurahan dan masjid At Thahrir. Semua tempat ini bisa menampung hingga 4 ribu warga dari RW 10, 11, dan 12, yang berpotensi terkena banjir.

    Tak hanya tempat, mereka juga menyiapkan 5 dapur umum, 4 tempat pelayanan kesehatan, 2 ambulans, 3 perahu karet, dan peralatan lain. "Semuanya kami koordinasikan," ujarnya. (Baca: Tak Tengok Banjir Kampung Pulo, Ini Kata Ahok)

    NUR ALFIYAH

    Terpopuler:
    Wanita Tewas di Bandara, Tersangka Sempat ke Bali
    Di Tangerang, Orang Mati Mengajukan Kredit ke Bank
    Wanita Tewas di Bandara, Motif Pembunuhan Gelap
    Akhir Pekan, Polisi Buka-Tutup Jalur Puncak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.