Ahok Sudah Pilih Wagub, Ini Petunjuk Orangnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menempati ruang gubenur di Balai Kota, Jakarta, Rabu 19 November 2014. Usai dilantik presiden Joko Widodo menjadi Gubenur, Basuki Tjahaja Purnama langsung menempati ruangan gubenur pertama kalinya. TEMPO/Dasril Roszandi

    Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menempati ruang gubenur di Balai Kota, Jakarta, Rabu 19 November 2014. Usai dilantik presiden Joko Widodo menjadi Gubenur, Basuki Tjahaja Purnama langsung menempati ruangan gubenur pertama kalinya. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku telah mengantongi nama calon wakil gubernur yang akan mendampingi tugasnya. Ahok berencana mengajukan nama tersebut ke Kementerian Dalam Negeri pekan depan.

    "Selasa, saya tulis surat ke Kemendagri," kata Ahok di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu, 22 November 2014. Ahok menolak menyebutkan nama wakil gubernur pilihannya itu. (Baca: Ahok 'Tebus Dosa' ke Ridwan Kamil Rp 125 Juta)

    Namun demikian, Ahok memberikan sejumlah petunjuk yang mendeskripsikan siapa wakil gubernurnya. Ahok mengatakan ingin wakil gubernur yang bisa bekerja. Selain itu, Ahok mencari sosok pendamping yang lebih senior darinya. "Cari yang senior saja," ucap dia. (Baca: Pengamat: Ahok Bebas Pilih Wagub)

    Ahok juga memilih wakil gubernur dari kalangan pegawai negeri sipil. Karena menurut Ahok, banyak pegawai yang baik, berprestasi, dan mampu bekerja. "Sepantasnya kasih yang PNS senior yang pensiun," kata dia. (Baca: Ahok Rela Setiap Hari Tambah 1.000 Musuh, Asal ...)

    Penjelasan Ahok ini mengisyaratkan ia bakal memilih Sarwo Handayani sebagai wakil gubernur. Beberapa kali memang Ahok menyebut anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan itu layak mendampinginya. Sarwo adalah birokrat dan dianggap Ahok mampu bekerja. (Baca: Ahok Sakit 2 Hari Setelah Dilantik Jadi Gubernur)

    Berdasarkan Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014, tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, Ahok dapat memilih wakilnya. Menurut aturan itu, Ahok wajib mengusulkan wakilnya ke presiden. (Baca juga: Nonton Bioskop, Ahok Rogoh Rp 50 Juta)

    ERWAN HERMAWAN

    Topik terhangat:
    BBM Naik | Ritual Seks Kemukus | Banjir Jakarta | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Makan Daging Babi, Ini Komentar Kaesang Jokowi
    Jokowi Kalahkan Obama di Voting Majalah TIME
    Kaesang Jokowi Mendapat Tepukan Paling Meriah
    Setelah Risma, Ahok dan Ganjar Diusik Prostitusi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.