Geng Motor Serang Warga Pejaten  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta -  Seorang pria menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sekelompok remaja yang diduga geng motor. Penganiayaan itu terjadi di Jalan Haji Nur, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Ahad, 23 November 2014. "Kejadian sekitar pukul 02.30," kata Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Aswin.

    Korban bernama Nur Jaman, 30 tahun, menderita luka terbuka di perut dan leher. "Korban diserang dengan senjata  tajam," kata Aswin. Nyawa korban berhasil diselamatkan setelah mendapat pertolongan di RS Fatmawati.

    Berdasarkan keterangan saksi, saat itu sejumlah warga sedang bercakap-cakap di Jalan Haji Nur. Tidak lama kemudian muncul sekelompok pemuda menggunakan sepeda motor. Tanpa memberikan penjelasan apa pun, kelompok bersepeda motor itu menyerang dengan senjata tajam. "Kejadian seperti ini baru pertama kali di sini," kata seorang warga berinisial P.

    Menurut  P, kelompok yang menyerang warga tersebut adalah geng motor yang biasa beraksi di wilayah Jakarta Timur. "Sepertinya mereka bagian dari geng motor American itu, yang waktu itu beraksi di Pondok Gede," katanya.

    Diduga anggota geng motor itu memang sengaja mencari lawan untuk menunjukkan   eksistensi mereka. "Mereka pindah-pindah tempatnya secara acak. Mungkin kebetulan ke sini, dekat dengan Jakarta Timur," ujarnya. (Baca juga: Geng Motor Perampok Sadis di Bekasi Diringkus)

    NINIS CHAIRUNNISA

    Brita lain:
    Ahok 'Tebus Dosa' ke Ridwan Kamil Rp 125 Juta 
    Sarapan Bersama Jokowi, Lee Hsien Loong Berbatik 
    Kata Susi, Ini Kebodohan Indonesia di Sektor Laut  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.