Lewat HI, Pengendara Sepeda Motor Naik Bus Tingkat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kerumunan masyarakat yang mengarak presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla, di Bundaran HI, Jakarta, 20 Oktober 2014. Selain arak-arakan Jokowi-JK, juga ada makanan dan minuman gratis di sekitar kawasan Sudirman dan Monas. Tempo/Aditia Noviansyah, Pilot: Dika Fernando, Co-pilot: Taufik.

    Suasana kerumunan masyarakat yang mengarak presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla, di Bundaran HI, Jakarta, 20 Oktober 2014. Selain arak-arakan Jokowi-JK, juga ada makanan dan minuman gratis di sekitar kawasan Sudirman dan Monas. Tempo/Aditia Noviansyah, Pilot: Dika Fernando, Co-pilot: Taufik.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta akan memberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan roda dua di jalan-jalan protokol Ibu Kota. Kebijakan tersebut diuji coba di sepanjang Jalan MH Thamrin sampai Jalan Medan Merdeka Barat akhir tahun ini. Tujuannya, untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

    Pembatasan sepeda motor yang melintas di jalan protokol itu dibarengi dengan rencana pemerintah membeli 70 unit bus tingkat. "Kompensasinya, pengendara sepeda motor naik bus tingkat ini," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar, Ahad, 23 November 2014. (Baca: Sepeda Motor Dilarang Lewat Medan Merdeka Barat)

    Akbar mengatakan, bus tingkat tersebut tidak menggunakan jalur Transjakarta. Bus beroperasi di jalur biasa dan siapapun yang naik tak perlu membayar. Rute bus tingkat tersebut, ujar Akbar, mengikuti jalur yang terkena kebijakan pembatasan kendaraan, yakni Jalan MH Thamrin, Sudirman, Gatot Subroto, dan Rasuna Said.

    Selain membeli bus tingkat baru, Akbar menambahkan, PT Transportasi Jakarta bakal mengambil alih pengelolaan bus tingkat pariwisata (city tour) dari Dinas Pariwisata. Menurut dia, sudah selayaknya PT Transjakarta mengelolanya. "Biar lebih efisien," ucap dia.

    Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budiman mengatakan pengelolaan bus tingkat pariwisata memang lebih tepat di bawah PT Transjakarta. Karena, menurut dia, fungsi dinas bukan sebagai operator melainkan regulator. "Jadi kami mengembalikan tugas dan fungsi karena mereka spesialisnya," ujar Arie.

    Dari hasil evaluasi terhadap operasional bus tingkat pariwisata, Ari mengimbuhkan, animo masyarakat terhadap bus tersebut sangat bagus. Buktinya, jumlah penumpang rata-rata perbulannya mencapai 50 ribu. "Memang tingkat okupansinya tingggi apalagi akhir pekan," ucap dia.

    Karena peminatnya tinggi, Arie akan memberi saran kepada PT Transjakarta untuk menambahkan rute. Selama ini, ujar Arie, rutenya hanya dari Bundaran HI-Pasar Baru. Idealnya, menururt Arie, rute menjangkau selatan Jakarta, misalnya rute Bundaran HI-Senayan-Blok M, lalu rute Bundaran HI-Kota Tua-Taman Mini.

    ERWAN HERMAWAN

    Topik terhangat:

    BBM Naik | Ritual Seks Kemukus | Banjir Jakarta | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Ahok 'Tebus Dosa' ke Ridwan Kamil Rp 125 Juta 
    Jean Alter: Sri Wahyuni Saya Cekik Sampai Mati 
    Kata Susi, Ini Kebodohan Indonesia di Sektor Laut 
    Indonesia Juara MTQ Internasional di Mekah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.