Sebelum Tewas, Sri Kerap Jemput ke Kantor Jean  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian Reserse Kriminal Polres Bandara mengamankan tersangka JAH  (tengah) ketika tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 22 November 2014. JAH ditangkap petugas kepolisian di Nabire, Papua pasca kematian Sri Wahyuni di parkiran Bandara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Petugas kepolisian Reserse Kriminal Polres Bandara mengamankan tersangka JAH (tengah) ketika tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 22 November 2014. JAH ditangkap petugas kepolisian di Nabire, Papua pasca kematian Sri Wahyuni di parkiran Bandara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedekatan antara Jean Alter Huliselan dan Sri Wahyuni, wanita yang dibunuh di Bandara Soekarno-Hatta, diakui oleh rekan-rekan sekantor Jean. Salah satunya oleh Dwi Lestari, rekan kerja Jean saat bertugas di PT Contained Energy. (Baca: Motif Jean Membunuh Sri Wahyuningsih)

    Menurut Dwi, Sri bahkan sering menjemput ke kantor Jean di PT Contained Energy, kawasan Kemang, Jakarta Selatan. "Biasanya dijemput siang hari atau sore sepulang kerja," kata Dwi kepada Tempo, Senin, 24 November 2014.

    Hubungan dekat antara Jean dan Sri juga terlihat dari tingkah laku keduanya. Dwi mengatakan perhatian Sri kepada Jean melebihi hubungan kawan biasa atau rekan bisnis. "Saat Jean sakit, Sri yang menunggui dan mengurusinya di rumah sakit," ujar Dwi. Namun, Dwi mengaku tidak tahu mengenai penyakit yang pernah diderita Jean. (Baca: Wanita Tewas di Bandara, Tersangka Sempat ke Bali)

    Jean diketahui pernah bekerja selama 1,5 tahun di PT Contained Energy. Dalam situs LinkedIn, Jean menulis status sebagai Logistic and Purchasing Manager dan mulai bekerja pada awal tahun 2013. Namun, kata Dwi, Jean dipecat pada Agustus 2014 karena memiliki kinerja yang buruk. (Baca: Jean Alter: Sri Wahyuni Saya Cekik Sampai Mati)

    Sri ditemukan tewas di dalam mobil Honda Freed yang terparkir di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 19 November 2014. Polisi lantas menelusuri jejak Jean yang diduga membunuh Sri. Jejak Jean terlacak melalui rekaman CCTV yang terpasang di Terminal 2D. Jean melarikan diri ke Bali dan Nabire, Papua, sebelum kemudian dicokok pada Jumat, 21 November 2014.

    DINI PRAMITA

    Berita Terpopuler
    Warga Singapura Memuji Jokowi Presiden Masa Depan
    Pengamat: Jokowi seperti Sinterklas
    Jokowi atau Prabowo Presiden, BBM Tetap Naik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.