Uang Palsu Kualitas Super Beredar di Bekasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolsek Talang Kelapa Palembang menunjukkan barang bukti Uang Palsu  yang didapati dari pelaku A dan L di daerah Talang Kelapa Palembang, Sumsel (28/2).  Dari Pelaku berhasil disita uang palsu pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 dengan total Rp 46.000.000 yang diketahui didapatkan dari pencetak uang palsu di daerah Pemalang Jawa Tengah. ANTARA FOTO/ Feny Selly

    Kapolsek Talang Kelapa Palembang menunjukkan barang bukti Uang Palsu yang didapati dari pelaku A dan L di daerah Talang Kelapa Palembang, Sumsel (28/2). Dari Pelaku berhasil disita uang palsu pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 dengan total Rp 46.000.000 yang diketahui didapatkan dari pencetak uang palsu di daerah Pemalang Jawa Tengah. ANTARA FOTO/ Feny Selly

    TEMPO.CO, Bekasi - Polisi meringkus para pembuat uang palsu. Mereka dibekuk di percetakannya di Perumahan Metland, Jalan Biduri K 1 Nomor 3, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat malam, 21 November 2014.

    Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Bekasi Kota Komisaris Ujang Rohanda mengatakan sembilan tersangka pembuat uang palsu itu adalah Abdul Muchit, 43 tahun, Suyatman (40), Umarullah (30), Usman Ali (33), Yudi (49), Hans Willem (62), Saelan Haris (36), Susilo (46), dan Sodikin (36). "Enam tersangka lain yang mengedarkan," kata Ujang, Senin, 24 November 2014.

    Ujang mengatakan pengungkapan itu berawal ketika petugas mendapatkan laporan perihal lokasi pembuatan uang palsu. Polisi kemudian bergerak dan mendapati sembilan tersangka sedang memproduksi uang palsu. "Langsung kami sita semuanya," katanya.

    Menurut Ujang, hasil produksi para tersangka memiliki kualitas super. Buktinya, polisi pernah mencoba dengan memakai uang itu untuk berbelanja di minimarket yang dilengkapi lampu sinar ultraviolet. "Lolos, dikiranya uang asli," ujar Ujang. "Soalnya mirip sekali dengan uang asli."

    Ujang mengatakan polisi masih melacak uang yang sudah dibawa oleh pembeli dengan perbandingan 1:2 atau Rp 20 juta uang palsu dibeli dengan Rp 10 juta uang asli. "Yang sudah dibawa untuk diedarkan sekitar Rp 270 juta," katanya. "Ini yang sedang kami lacak, apakah sudah beredar di masyarakat atau belum."

    Kepala Polresta Bekasi Kota Komisaris Besar Rudi Setiawan mengatakan belum ada laporan perihal uang tersebut sudah masuk perbankan atau belum. "Ini masih didalami. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Bank Indonesia," kata Rudi.

    Dari pengungkapan kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 set komputer, printer, kertas roti, tinta fosfor, mesin pres, mesin hand bos, penggaris, pisau cutter, blok screen, uang palsu siap edar senilai Rp 200 juta, dan uang palsu yang belum digunting sebanyak 215 lembar masing-masih senilai Rp 400 ribu.

    ADI WARSONO

    Topik terhangat:

    Paloh, Jokowi & Sonangol | Interpelasi Jokowi | Banjir Jakarta | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Salip Paus, Jokowi Masuk 10 Besar Voting TIME
    Pimpinan DPR Ini Tak Mau Teken Interpelasi Jokowi 
    Pembunuh Sri, Jean Alter Incar Tante Kesepian? 
    Daftar Gebrakan Susi Sebulan Jadi Menteri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.