Ahok Lawan Usulan Mega Soal Wagub Boy Sadikin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kika) Calon Wagub DKI Jakart Basuki Tjahaja Pernama (Ahok) bersama ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputr. TEMPO/Dasril Roszandi

    (kika) Calon Wagub DKI Jakart Basuki Tjahaja Pernama (Ahok) bersama ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputr. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengusulkan wakil pendamping Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama adalah Boy Sadikin. Kepastian itu disampaikan Tjahjo mengutip ucapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mereka bertemu. (Baca: Ahok: Bagaimana Cara Menghabiskan Duit?)

    "Saya bertemu dengan Ibu Mega dan bertanya, 'Siapa, Bu, (Wakil Gubernur DKI)?' Dan dijawab, 'Ya, Boy Sadikin'," kata Tjahjo di Surabaya, Rabu, 26 November 2014. Boy Sadikin adalah putra mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang kini menjabat Ketua DPD PDIP DKI Jakarta. (Baca: Boy Sadikin Diusulkan Jadi Pendamping Ahok)

    Menanggapi usulan tersebut, Ahok mengatakan partai boleh saya mengusulkan siapa yang layak menjadi Wakil Gubernur DKI. "Tapi tetap saya yang menentukan wakil," ujar Ahok di sela acara Rapat Kerja Gubernur Anggota Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama XIV Tahun 2014 di Hotel Borobudur, Kamis, 27 November 2014. (Baca: Ahok dan Logika 'Sevel')

    Meski menjabat menteri, tutur Ahok, Tjahjo tak bisa memaksanya memilih Boy Sadikin menjadi wakilnya. Ahok menilai pernyataan Tjahjo sekadar bentuk dukungannya terhadap sesama kader PDIP. (Baca: Jokowi Suruh Berhemat, Ahok Awasi Duit Makan)

    Selain sebagai kader PDIP, Tjahjo menganggap Boy layak menjadi Wakil Gubernur DKI karena asli Jakarta. "Pertimbangan asal-usul ini penting," kata Tjahjo. "Nanti jadi masalah kalau gubernurnya bukan orang Jakarta, wakilnya juga bukan orang Jakarta." (Baca juga: Ahok: Mengapa KPK Tak Telusuri Harta Saya?)

    LINDA HAIRANI | GANGSAR PARIKESIT | AGITA SUKMA LISTYANTI

    Topik terhangat:

    Golkar Pecah | Interpelasi Jokowi | Ritual Seks Kemukus | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Chatib Basri Bocorkan Cerita BBM Naik Era SBY 
    Adnan Buyung Minta KPK Dibubarkan Saja
    Jokowi: Siapa Bilang Melarang Menteri ke DPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.