Hujan Dua Jam, Muncul 10 Titik Banjir di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara mengalami mogok ketika terjebak banjir di kawasan Kemang, Jakarta, 28 November 2014. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Sejumlah pengendara mengalami mogok ketika terjebak banjir di kawasan Kemang, Jakarta, 28 November 2014. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat 10 titik genangan air akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Sabtu siang, 29 November 2014. Titik tersebar di beberapa tempat dengan ketinggian bervariasi.

    "Hasil pantauan kami, total sepuluh titik genangan," kata Ketua BPBD DKI Jakarta, Bambang Musyawardana, melalui sambungan telepon.(Baca: Ahok Jamin Genangan Banjir Tak Lama)

    Sepuluh titik genangan tersebut, menurut Bambang, muncul sepenuhnya disebabkan derasnya hujan yang mengguyur kawasan Jakarta. "Bukan luapan kali karena hujan di daerah hulu," katanya.

    Dalam pantauan BPBD, curah hujan selama sekitar dua jam tersebut tercatat 64 milimeter. Angka ini lebih rendah dari curah hujan yang tercatat di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat lalu yang tercatat 108 milimeter.

    Tak hanya menggenangi beberapa ruas jalan, ditambahkan Bambang, hujan yang berlangsung sekitar dua jam itu juga menumbangkan beberapa pohon. Dalam laporan BPBD, Bambang mencatat dua insiden pohon tumbang, yaitu di Pejompongan dan Jalan Cisanggiri V yang berlokasi di belakang Pasar Santa. "Yang di Pejompongan, pohon menutup separuh badan jalan," ujar Bambang.

    Berikut titik genangan di Jakarta pada Sabtu, 29 November 2014:
    - Underpass Gandaria City, ruas Pondok Indah mengarah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ketinggian 1 meter.
    - Kawasan di belakang Mal Gandaria City, Jakarta Selatan. Ketinggian 40 sentimeter.
    - Kampung Sawah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ketinggian sekitar 50 sentimeter.
    - Ruas jalan di depan Tarzan Photo, Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ketinggian 30 sentimeter.
    - Jalan Dr. Supomo, di depan Universitas Sahid, Jakarta Selatan. Ketinggian 20 sentimeter.
    - Ruas jalan di depan Carrefour Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ketinggian 20 sentimeter.
    - Jalan Kesehatan Raya, Bintaro. Genangan setinggi 30 sentimeter.
    - Jalan Bank Kemang, Jakarta Selatan. Ketinggian 40 sentimeter.
    - Perumahan Pd Karya, Jalan Tendean, Jakarta Selatan. Ketinggian 20 sentimeter.
    - SPBU Setu Babakan, Jalan Mohammad Kahfi 2, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ketinggian 30 sentimeter.

    ARIE FIRDAUS

    Berita Lain
    Media Jiran: Jokowi Pakai Jurus 'Ganyang Malaysia' 
    Jokowi dan SBY Seolah Saling 'Sindir' di Medsos 
    Kapal Diusir, Media Jiran Tuding Jokowi Sekutu AS
    3 Cerita Manis dan Pahit Malaysia di Era Jokowi

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.