Ahok Merasa Tidak Disukai The Jakmania

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung kesebelasan Persija Jakarta atau The Jakmania. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Pendukung kesebelasan Persija Jakarta atau The Jakmania. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO , Jakarta -  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merasa dirinya tidak disukai oleh  The Jakmania, pendukung fanatik klub Persija Jakarta. Bahkan dia mendapat kabar,  pengurus Jakmania ikut menentang dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta.   "Mereka enggak senang Ahok jadi gubernur," kata Ahok --panggilan Basuki-- di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 November 2014.

    Menurut Ahok, berdasarkan informasi yang dia terima, pengurus The Jakmania ikut berunjuk rasa untuk menolaknya menduduki kursi nomor satu di Jakarta.  Padahal, kata Ahok, dia justru  berniat membenahi The Jakmania. Ia bakal merombak dan mendata semua pendukung fanatik Persija tersebut. Pendataannya itu menggunakan cara seperti ke pedagang kaki lima: diberikan kartu tanda anggota.

    Selain membenahi The Jakmania, Ahok juga berencana mengambil alih PT Persija Jakarta. Namun, rencana itu bisa terwujud apabila The Jakmania bisa mengkudeta manajemen sekarang.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita lain:
    Media Jiran: Jokowi Pakai Jurus 'Ganyang Malaysia' 

    Jokowi dan SBY Seolah Saling 'Sindir' di Medsos 

    Kapal Diusir, Media Jiran Tuding Jokowi Sekutu AS  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.