Wakijan, Pengojek, Lecehkan 9 Bocah Sudah Keblinger

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kekerasan terhadap anak. TEMPO/Ary Setiawan

    Ilustrasi kekerasan terhadap anak. TEMPO/Ary Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakijan, lelaki berusia 50 tahun yang bekerja sebagai tukang ojek, dilaporkan telah melecehkan sembilan anak di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Di mata sesama rekan tukang ojek tempatnya mangkal, Wakijan dikenal sebagai orang yang sering mengumbar cerita mesum.

    "Kami enggak suka mulutnya, doyan ngobrolin soal yang syur," ujar sesama pengojek, Abdul Basar, kepada Tempo, Ahad, 30 November 2014. Basar mengatakan Wakijan sering menceritakan video dewasa yang ditontonnya.

    Basar mengaku telah mengenal Wakijan selama puluhan tahun. Sebelum menjadi pengojek, Wakijan bekerja sebagai penarik becak. "Tahun 1991 saat pemerintah memberantas becak, dia ambil motor di Pati untuk mengojek di pangkalan ini," ujar Basar.

    Sembari ngojek, Wakijan juga menekuni bisnis perak. Tapi mulai saat itu, Basar mengatakan, rekannya itu sering mengencani PSK. "Kalau habis menjual perak, dapat duit banyak, dia telepon perempuan, lalu pergi entah ke mana," ujar Basar.

    Setiap selesai kencan, esok harinya, kata Basar, Wakijan bercerita tentang aktivitasnya bersama wanita panggilan itu. "Dia sering pamer dosa, saya eneg," ujar dia. Tindakan Wakijan ini membuat sejumlah pengojek lain tak bersimpati kepadanya. Walhasil, setiap Wakijan bercerita, tak ada yang menggubrisnya. "Otaknya ngeres sih," kata Basar.

    Basar mengatakan Wakijan biasanya pulang mengojek sekitar pukul 11.00 WIB. Tetangganya kemudian curiga karena akhir-akhir ini kamar petak yang ditempati Wakijan kerap didatangi anak-anak, namun pintu dan jendelanya ditutup rapat.

    DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.