Tiga Kemiripan Presiden Jokowi dengan Wali Kota London

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri), berbincang dengan Wali kota London, Boris Johnson (tengah), saat bersepeda di Jalan Thamrin dalam Car Free Day di Jakarta, 30 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Presiden Jokowi (kiri), berbincang dengan Wali kota London, Boris Johnson (tengah), saat bersepeda di Jalan Thamrin dalam Car Free Day di Jakarta, 30 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota London Boris Johnson datang ke Jakarta pada akhir pekan ini. Kedatangannya untuk membahas penyelenggaraan Asian Games 2018 bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Selain menemui Ahok, Borris juga bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Menurut Ahok, Jokowi dan Boris memiliki kemiripan. Berikut ini tiga kemiripan keduanya. (Baca: Satpam Monas Patroli Gunakan Sepeda dari London)

    1. Tak Peduli Penampilan
    Keduanya sama-sama tak mempedulikan penampilan dan kerap terlihat berantakan. "Your style is like Mr Jokowi," kata Ahok saat meneruskan pertanyaan para wartawan kepada Boris, Sabtu, 29 November 2014, di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta. (Baca: Wali Kota London: Sulit Tiru Car-Free Day Jakarta)

    2. Suka Blusukan
    Seperti Jokowi, Boris juga gemar blusukan. Belum lama ini, dia tertangkap kamera sedang blusukan di Singapura dengan menggunakan kereta MRT. (Baca: Wali Kota London Mau Investasi, Jokowi: Silakan)

    3. Orang Nomor Satu di Ibu Kota Negara
    Keduanya tercatat sebagai orang nomor satu di ibu kota negara. Jokowi pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta sebelum menjabat Presdien RI. Sedangkan Boris adalah Wali Kota London, yang merupakan ibu kota Inggris.

    London dan Jakarta juga memiliki masalah yang mirip, yaitu kemacetan lalu lintas. Menurut Ahok, Jakarta akan belajar dari London untuk membenahi transportasi publik.

    NINIS CHAIRUNISSA | DEWI

    Berita Terpopuler
    Kata Ruhut Soal Saling Sindir Jokowi-SBY
    Pollycarpus Bebas, Allan Nairn Beberkan Data TPF
    5 Celotehan Fadli Zon yang Menuai Hujatan
    Ahok Idolakan Arsenal Karena Warna Kausnya
    Ombudsman: Kurikulum 2013 Membebani Guru dan Siswa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.