Angin Ribut, Kebun Raya Bogor Ditutup untuk Umum  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kebun Raya Bogor. TEMPO/Rully Kesuma

    Kebun Raya Bogor. TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Angin kencang yang terjadi dalam dua hari terakhir menyebabkan Kebun Raya Bogor ditutup sementara untuk umum. "Banyak dahan dan batang pohon yang patah, bahkan tumbang," kata Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Didik Widyamoko, Senin, 1 Desember 2014.

    Didik mengatakan pada Ahad pagi Kebun Raya Bogor masih dibuka. Namun, pada pukul 14.00 WIB area tersebut langsung ditutup untuk umum. "Ditutup total hingga kondisi angin normal dan proses pembersihan serta pemotongan pohon tumbang selesai," ujarnya. (Baca: Angin Kencang Landa Jabodetabek hingga Jumat)

    Akibat angin kencang, ada 14 pohon koleksi Kebun Raya Bogor yang tumbang. Rata-rata pohon tumbang tersebut berusia di atas 50 tahun. Menurut Didik, Kebun Raya Bogor memiliki 6 ribu pohon yang terdiri dari 40 jenis spesies. "Pohon-pohon ini termasuk langka, baik di Indonesia bahkan di seluruh dunia," katanya.

    Staf Sub-unit Registrasi dan Pembibitan Konservasi Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Suhendar, mengatakan 14 pohon tumbang tersebut ditanam pada 1918 dan berasal dari Amerika, Rata-rata pohon tersebut keropos dan akarnya tidak terlalu dalam menembus tanah.

    SIDIK PERMANA

    Berita Terpopuler
    Yorrys: Ical Bikin Partai Lapindo Jaya Saja
    Media Malaysia Berbalik Puji Jokowi
    Jokowi Tampak Mulai Kedodoran Soal Hukum


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.