FPI: Kami Punya Gubernur Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum FPI, Muhammad Rizieq Shihab, memasuki gedung DPRD DKI Jakarta saat aksi unjuk rasa menuntut Ahok mundur di depan gedung DPRD DKI Jakarta, 10 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ketua Umum FPI, Muhammad Rizieq Shihab, memasuki gedung DPRD DKI Jakarta saat aksi unjuk rasa menuntut Ahok mundur di depan gedung DPRD DKI Jakarta, 10 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua ratusan demonstran dari organisasi masyarakat Gerakan Masyarakat Jakarta, Front Pembela Islam, dan ormas lainnya membubarkan diri dengan tertib setelah berunjuk rasa di depan gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin, 1 Desember 2014. (Baca: Usul Wagub, Ahok Kirim Dua Surat)

    Demonstran yang membubarkan diri terlihat tertib sambil mengikuti intruksi Ketua Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Shihab. "Bubar dengan tertib dan jangan lupa hari ini kami memiliki gubernur baru," ujarnya. (Baca: Soal Wagub, Ahok: Dari Dulu Saya Jagoin Djarot)

    Para demonstran kemudian membubarkan diri dengan tertib menuju kendaraannya masing-masing. Sebagian demonstran pergi dengan mengendarai sepeda motor, dan sebagian lainnya menggunakan bus Metro Mini. "Jangan lupa, sampai rumah nanti salat zuhur," ujar Rizieq Shihab. (Baca: PDIP Ajukan Boy Sadikin karena Utang Budi?)

    Pascabubarnya demonstran, pihak kepolisian kembali membuka ruas Jalan Medan Merdeka Barat dari Patung Tani menuju Jalan M.H Thamrin. Para pedagang kaki lima yang sempat menggelar dagangannya di depan Balai Kota juga membubarkan diri bersama para demonstran. (Baca: PP Rampung, Ahok Boleh Pilih Sendiri Wagubnya)

    Dalam demonstrasi tersebut, para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta membentuk Presidium Penyelamatan Jakarta kemudian memilih Koordinator Gerakan Masyarakat Jakarta, Fahrurazi Ishak, sebagai Gubernur Rakyat Jakarta. Selain itu, demonstran juga sempat membuat aksi teaterikal dengan membakar boneka yang dibentuk mirip dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Baca juga: Usulan Ditolak, Ahok: Bu Mega Senyum-senyum Saja)

    GANGSAR PARIKESIT

    Topik terhangat:
    Golkar Pecah | Wakil Ahok | Kasus Munir | Interpelasi Jokowi | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Yorrys: Ical Bikin Partai Lapindo Jaya Saja
    Media Malaysia Berbalik Puji Jokowi
    Jokowi Tampak Mulai Kedodoran Soal Hukum
    Di Balik Kehadiran Prabowo Cs di Munas Ical
    Menteri Yuddy: Tomy Winata Berjiwa Patriotik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.