Edy Palembang Penembak Polisi Ditembak Mati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. tribune.com.pk

    Ilustrasi. tribune.com.pk

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim gabungan yang terdiri atas Subdit Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya, Polda Riau, dan Polresta Pekanbaru menangkap Edy Palembang, buronan kasus perampokan dengan kekerasan, Senin dinihari, 1 Desember 2014. Pria yang juga merupakan pelaku penembakan anggota polisi di Riau itu terpaksa ditembak dalam penangkapannya di RT 06 RW 04 Kampung Srengseng Sawah Balong, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

    "Pelaku tertembak dan meninggal karena berusaha menembak petugas dengan senjata api revolver rakitan," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto kepada Tempo, Senin.

    Rikwanto menuturkan polisi juga menangkap dua pelaku lainnya, yakni Budi Suman alias Ujang, 55 tahun, pemilik kontrakan, dan Farhan Wijaya, 24 tahun. "Tersangka Farhan yang menemani pelaku (Edy) kabur dari Lampung ke Jakarta," ujarnya.

    Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita barang bukti berupa 2 ponsel, 1 dompet, dan 1 senjata api rakitaan berisi 6 peluru. Saat ini jenazah Edy berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Lainnya:
    Media Malaysia Berbalik Puji Jokowi  
    Jokowi Tampak Mulai Kedodoran Soal Hukum  
    Fahrurrozi, Gubernur Jakarta Tandingan Versi FPI  
    Di Balik Kehadiran Prabowo Cs di Munas Ical
    Kecewa, Munas Golkar Melahirkan Lima Partai Baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.