Siapa Djarot Saiful, Calon Kuat Wakil Ahok?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Djarot Saiful Hidayat. TEMPO/Tony Hartawan

    Djarot Saiful Hidayat. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mulai memilah kandidat wakil gubernur yang akan mendampinginya selama tiga tahun sisa masa pemerintahan. Ahok mengaku cocok dengan Djarot lantaran kader partai banteng itu pernah memimpin daerah dan dinilai bersih. (Baca: Ini Sebab Ahok Suka Djarot Syaiful Hidayat)

    Siapa Djarot Saiful Hidayat?

    Djarot yang lahir di Gorontalo, Sulawesi Utara, pada 30 Oktober 1955, menjabat Wali Kota Blitar selama dua periode, 2000-2005 dan 2005-2010. Djarot lulus program sarjana strata 1 dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang pada 1986 dan meraih magister dari Fakultas Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada pada 1991.

    Djarot awalnya berkecimpung di dunia kampus. Pada 1997-1999, Djarot menjabat Pembantu Rektor I Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya. Pada 1999, Djarot berkiprah di dunia politik setelah terpilih sebagai Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur. (Baca: Usul Wagub, Ahok Kirim Dua Surat)

    Belum lima tahun menjadi anggota Dewan, Djarot terpilih sebagai Wali Kota Blitar pada 2000. Dalam wawancara dengan Tempo beberapa waktu lalu, Djarot mengatakan memulai pekerjaan dengan mereformasi birokrasi yang tambun dan lamban. ”Anggaran belanja daerah pasti cukup, asal jangan dikorupsi,” katanya. (Baca juga: (Baca: PDIP Ajukan Boy Sadikin karena Utang Budi?)

    Sebagai Wali Kota, Djarot berupaya memberi contoh hidup sederhana, antara lain, dengan tidak mengganti mobil dinas. Djarot "hanya" menggunakan sedan Toyota Crown 1994 sejak hari pertama menjabat Wali Kota. Salah satu kebijakannya yang banyak diperbincangkan adalah menolak pembangunan mal mewah dan membatasi minimarket. Pedagang kaki lima diberi tempat leluasa.

    Pada 2008 atau dala periode kedua masa jabatannya, Djarot mendapatkan penghargaan dari Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah. Pada 2006, 2007, dan 2008, Djarot meraih Citizen’s Charter Bidang Kesehatan, sementara Blitar mendapatkan Adipura. Majalah Tempo menobatkan Djarot sebagai salah satu kepala daerah terbaik pada 2008, bersama Joko Widodo yang kini menjabat Presiden.

    FERY F. | EVAN K.

    Berita Terpopuler
    Fahrurrozi, Gubernur Jakarta Tandingan Versi FPI 
    FPI Pilih Gubernur Jakarta Fahrurrozi. Siapa Dia?
    'Tukang Kor' di Munas Golkar Kubu Ical  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.