Gubernur FPI: Nikita Mirzani Suka Cari Sensasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kombinasi Gubernur Versi Front Pembela Islam, Fahrurrozi Ishak (kiri) dan aktris Nikita Mirzani. TEMPO/Iqbal Ichsan, TEMPO/Nurdiansah

    Foto kombinasi Gubernur Versi Front Pembela Islam, Fahrurrozi Ishak (kiri) dan aktris Nikita Mirzani. TEMPO/Iqbal Ichsan, TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta versi FPI, Fahrurrozi Ishaq, mengatakan tidak mengenal Nikita Mirzani secara personal. Dia hanya tahu tentang Nikita dari pemberitaan media massa. Selama ini, dia menilai berita-berita tentang Nikita cenderung negatif dan  dipenuhi masalah pribadi. "Dia kan suka cari sensasi," kata Fahrurrozi di kediamannya, Jalan  Masjid I Nomor 8, RT 04 RW 04, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu, 3 Desember 2014. (Baca: FPI Pilih Gubernur Jakarta Fahrurrozi. Siapa Dia?)

    Dalam akun Path-nya, Nikita menulis bahwa dirinya gemas dengan Fahrurrozi yang mengklaim sebagai gubernur tandingan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Pernyataan Nikita itu terhubung dengan akun Twitter, sehingga tersebar dan bisa dibaca semua orang. "Gue Mau bgt ni Di suruh duel sama dieee. Gemeees," tulis Nikita.

    Menurut Fahrurrozi, dia tidak terlalu menanggapi pernyataan Nikita itu. Namun, jika artis itu memang sungguh-sungguh, dia siap bertemu dan menerima tantangan Nikita. Bahkan organisasi Gerakan Masyarakat Jakarta yang dia pimpin siap mendampingi dan mengawal  duel tersebut. "Tolong bilang ke Nikita, kami selalu siap," tuturnya. (Baca: Gubernur FPI Siap Duel dengan Nikita Mirzani)

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Berita lain:
    Gubernur FPI Fahrurrozi Menunggak Iuran Warga
    KPK Iming-imingi Suryadharma Ali Diskon Hukuman
    Misteri Ceceran Duit di Rumah Fuad Amin





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.