Dua Tahun, 155 Nyawa Melayang Akibat 'Air Api'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang petugas Satpol PP merazia minuman keras (miras) di sebuah warung jamu di Tangerang, Banten (13/7). Razia tersebut dilakukan untuk menekan peredaran miras pada bulan suci Ramadan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Dua orang petugas Satpol PP merazia minuman keras (miras) di sebuah warung jamu di Tangerang, Banten (13/7). Razia tersebut dilakukan untuk menekan peredaran miras pada bulan suci Ramadan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Minuman keras oplosan selalu memakan korban jiwa. Berdasarkan data yang diolah Tempo, dalam dua tahun, sekitar 155 nyawa melayang setelah menenggak minuman keras oplosan. (Baca: Lagi, Tiga Nyawa Melayang Akibat Miras Oplosan)

    Kasus terbesar adalah di Mojokerto, Jawa Timur. Pada Januari 2014, sebanyak 17 orang tewas setelah menenggak minuman keras oplosan jenis cukrik. Korban sering mencampur cukrik dengan minuman pembangkit energi dan teh bersoda dalam pesta cukrik di Surabaya, Jawa Timur. (Baca: Miras Oplosan Renggut Nyawa 10 Warga Garut)

    Miras berjenis cukrik ini pernah memakan korban setahun sebelumnya. Pada September 2013, 14 orang tewas setelah menenggak Cukrik di Surabaya, Jawa Timur. (Baca: Kasus Miras Oplosan, Korban: Tuak Dicampur Obat)

    Sebelum itu, 23 Agustus 2013, sebanyak 14 nyawa melayang setelah menenggak minuman keras oplosan. Barang haram itu didapat dari toko jamu di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Ada pula kasus yang melibatkan turis asing. Pada Mei 2013, Cheznye Emmons, 23 tahun, turis backpacker asal Inggris tewas di Medan. Beberapa hari sebelumnya, ia menenggak minuman keras oplosan di sebuah warung. Sebelum meregang nyawa, "air api" ini sempat membuat matanya buta.

    Kasus terbaru, pada 3 Desember 2014, 10 orang tewas dan 12 lainnya masih dirawat di RSUD Sumedang, Jawa Barat. Di Jakarta Timur, pada hari yang sama, tiga nyawa melayang akibat minuman sejenis.

    DINA | DRIYAN | DEWI

    Berita Terpopuler
    Ical Ketum Golkar, Peristiwa Tragis Mengiringi
    Mata-matai Pencuri Ikan, Susi Diprotes Dirjennya
    Menteri Susi Tak Bantah Nilai Perusahaannya Rp 1 T
    Perampokan di Taksi, Ini Ciri Mobil yang Digunakan
    Ciri-ciri Taksi Express Asli dan Palsu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.