Ini Penyebab AC Bandara Soekarno-Hatta Mati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pemudik memadati Terminal 1 B Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu 26 Juli 2014. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Ratusan pemudik memadati Terminal 1 B Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu 26 Juli 2014. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Tangerang - Penyejuk ruangan (air conditioner/AC)di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta mati pada pagi ini, Jumat, 6 Desember 2014. Para penumpang yang hendak terbang dengan pesawat mengeluh kepanasan. Menurut seorang penumpang, AC tidak menyala dari ruang check-in hingga lounge tunggu bagian dalam.

    Menjawab keluhan itu, Manajer Humas dan Protokoler Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan mengatakan matinya AC merupakan imbas kebakaran panel dua hari lalu, Rabu, 3 Desember 2014.

    Satu panel listrik di gardu Terminal 2F terbakar pada Rabu dinihari lalu pukul 03.00 WIB. Lokasi panel yang terbakar berada di bagian sayap Terminal 2F di area parkir. "Kami sedang memulihkan. Tinggal disambungkan ke koridor saja. Sekarang listrik di-check-in sudah menyala," ujar Yudis.

    Yudis menuturkan perbaikan akan segera selesai. Yudis mengakui, penyejuk ruangan memang belum seluruhnya berfungsi, tapi untuk lampu sudah beres. (Baca: AC Bandara Soekarno-Hatta Mati)

    AYU CIPTA

    Baca juga:
    Timo Scheuneman Masuk Bursa Pelatih Persiba
    Ini Kelebihan Chelsea dari Manchester City
    Ditangkap, Supir Pertamina Curi 42 Ton BBM Subsidi
    Susi Beberkan Prestasi Lima Pekan Jadi Menteri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.