Remaja Masjid Dukung Pemerintahan Ahok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyapa wartawan sebelum pelantiakan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, 19 November 2014.  Dalam pelatikan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, perwakilan dari Koalisi Merah Putih sama sekali tidak hadir. Tempo/Aditia Noviansyah

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyapa wartawan sebelum pelantiakan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, 19 November 2014. Dalam pelatikan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, perwakilan dari Koalisi Merah Putih sama sekali tidak hadir. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Said Aldi Al Idrus mengatakan organisasinya mendukung pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Alasannya, ajaran Islam menyatakan pemimpin boleh berasal dari agama dan suku mana pun selama ia tak mengusik kepentingan umat Islam. (Baca: Kementerian Tak Akui Gubernur DKI Versi FPI)

    "Kami tak bermasalah dengan kepemimpinan Ahok," kata Said seusai acara pengukuhan pengurus BKPRMI 2014-2018 di Balai Kota, Jumat, 5 Desember 2014. (Baca: Gubernur FPI Tantang Ahok Bikin Survei)

    Sikap yang diambil BKPRMI ini berbeda dengan Front Pembela Islam. FPI terang-terangan menolak Ahok sebagai gubernur. Dalam demonstrasi yang sudah berlangsung beberapa kali di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Darah DKI Jakarta, mereka menyebut Ahok tak beragama Islam dan berasal dari etnis Tionghoa sehingga tak layak memimpin Ibu Kota. (Baca: FPI Demo Ahok, Polisi Terkena Samurai)

    Said menjelaskan, organisasinya melihat tidak ada kebijakan Ahok yang bertentangan dengan ajaran Islam. Ihwal larangan penjualan hewan kurban di pinggir jalan dan di atas saluran air yang sempat marak ditentang, ia mengatakan tak ada masalah selama pemerintah DKI menyediakan lahan pengganti.

    Said mengatakan penolakan FPI tergolong wajar jika tanpa diiringi kekerasan. Meski begitu, ia menyarankan organisasi kemasyarakatan yang berbasis di Ibu Kota untuk berdiskusi bersama guna membantu pelaksanaan program pemerintah. "Lebih baik kami bersatu untuk memberikan masukan bagi pemerintah," ujarnya. (Baca: Rentetan Aksi FPI dari Masa ke Masa)

    LINDA HAIRANI

    Berita Lainnya:
    Kapal Ditenggelamkan, Jokowi: Kami Tak Main-main
    Bagaimana PSK Maroko Bisa 'Mangkal' di Puncak?
    SBY Serukan Merapat ke PDIP 
    Kenapa PSK Maroko di Puncak Ogah Layani Pria Lokal?
    PSK Maroko Berusia Muda Ditangkap di Puncak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.