Sambut Asian Games, Djarot Akan Kebut Proyek MRT

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, 17 Juli 2014. ANTARA/Adimas Raditya

    Pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, 17 Juli 2014. ANTARA/Adimas Raditya

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan menggenjot pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT). Menurut dia, proyek tersebut harus segera rampung untuk menyambut acara Asian Games 2018 di Indonesia. (Pekerjaan Jalur Layang MRT Tertunda Sebulan)

    "Kalau MRT akan digunakan sebagai pendukung transportasi acara Asian Games maka manajemen waktu pengerjaannya harus diatur betul," katanya ketika berkunjung ke Kantor Tempo, di Kebayoran, Jakarta, Jumat, 5 Desember 2014. (Ahok: London Sepuluh Tahun Siapkan Olimpiade, Kita?)

    Ia menilai pembangunan MRT selama ini cenderung lambat karena tak dikerjakan selama 24 jam. Ia mengaku pernah mengunjungi proyek tersebut pada pukul 07.00 hingga 08.00, namun tak ada pekerja. (Pembebasan Lahan MRT, Ahok Siapkan Dua Jurus)

    Setelah pelantikan nanti, Djarot akan membuat pengerjaan MRT 24 jam. "Pekerja nanti bisa dibuat dalam tiga shift," tutur mantan Wali Kota Blitar itu. (Musim Hujan Tak Halangi Pengerjaan MRT)

    Indonesia resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games ke-18 dalam Pertemuan Umum di Songdo Convensia. Dalam konvensi itu, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo menyampaikan presentasi mengenai kesiapan Indonesia menyelenggarakan Asian Games. Saat itu, ia didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnma dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Jakarta akan menjadi kota penyelenggara, bersama Palembang dan beberapa daerah di Provinsi Jawa Barat.

    Penyelenggaraan Asian Games, Djarot menambahkan, tak hanya terkonsentrasi di Jakarta saja. Untuk beberapa cabang olah raga, bisa dipertandingkan di Palembang atau di Hambalang, Bogor dan kota-kota lain. "Untuk cabang olah raga dayung nanti bisa diselenggarakan di Waduk Jatiluhur," tuturnya.

    GANGSAR PARIKESIT

    Terpopuler:
    SBY Pernah Tegur Pembakaran Kapal Asing Ilegal
    Menteri Yasonna Soal SBY: Dia Pengkhianat Duluan
    Surati Lurah, Gubernur FPI Mau Bikin Pemerintahan
    Menteri Anies Baswedan Stop Kurikulum 2013
    Munir dan Penelusuran Terbaru Tempo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.