Maret 2015, Ahok Bikin Enam Taman Idaman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga berolah raga di taman waduk Ria Rio yang baru diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Pedongkelan, Jakarta, (26/9). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Seorang warga berolah raga di taman waduk Ria Rio yang baru diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Pedongkelan, Jakarta, (26/9). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana membangun taman idaman untuk masyarakat Jakarta. Taman ini nantinya bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan, mulai dari olahraga hingga belajar. Ahok--sapaan Basuki Tjahaja Purnama-- menyebut taman ini sebagai taman terpadu.

    "Maret tahun depan akan ada 6 taman percontohan," ujar Ahok dalam acara Hari Osteporosis Nasional di Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 7 Desember 2014.

    Menurut Ahok, taman tersebut nanti dikelola oleh ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Di taman tersebut akan dibangun sekolah pendidikan anak usia dini, pos pelayanan terpadu, perpustakaan, dan sarana olahraga. Pemerintah menargetkan ada tambahan 16 persen ruang terbuka hijau hingga tahun 2030.

    Ahok mengatakan taman terpadu tersebut berada di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. "Setiap kota satu," ujar mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

    Untuk bisa membuat taman tersebut, Ahok menambahkan, pemerintah akan membeli lahan dan bangunan penduduk yang berada di permukiman padat. Namun Ahok belum merinci berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan taman tersebut. "Semoga nanti DPRD menyetujui anggarannya," ujar Ahok.

    GANGSAR PARIKESIT

    Berita lain:
    Kalahkan Malaysia, Indonesia ke Final Axiata Cup
    Ini Daftar Pemenang FFI 2014
    Sandy Tumiwa Akan Nikahi Putri Sekda NTB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.