Seorang Perampok di Taksi Putih Masih Diburu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga pelaku kejahatan perampokan taksi putih digiring petugas usai gelar perkara di Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, 8 Desember 2014. Tiga pelaku diamankan bersama barang bukti hasil kejahatan dan senjata api yang digunakan untuk merampok penumpang taksi. TEMPO/Dasril Roszandi

    Tiga pelaku kejahatan perampokan taksi putih digiring petugas usai gelar perkara di Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, 8 Desember 2014. Tiga pelaku diamankan bersama barang bukti hasil kejahatan dan senjata api yang digunakan untuk merampok penumpang taksi. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian masih memburu seorang pelaku perampokan di dalam taksi putih yang masih buron. Dia termasuk dalam komplotan Sutrisno yang sudah ditangkap dua pekan lalu.

    "Pelakunya masih buron," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Sabtu, 13 Desember 2014. Kepolisian terus melakukan pencarian terhadap pelaku bernama Jambi ini. (Baca: Taksi untuk Merampok Pernah Dilaporkan ke Polisi)

    Rikwanto menambahkan, setelah teman-temannya tertangkap, kemungkinan J bersembunyi. Namun polisi sudah mengantongi identitas pelaku dan terus memburunya. "Tinggal masalah waktu."

    Tiga tersangka kasus perampokan sudah diamankan polisi. Mereka adalah Sutrisno, 41 tahun, Edward Syah Jaya (31), dan Agus Supriyanto (22). Ketiganya melakukan perampokan terhadap penumpang yang menaiki taksi. Modusnya dengan bersembunyi di bagasi. Kemudian, pelaku masuk ke ruang penumpang untuk mengambil harta benda penumpang.

    Selain pelaku, polisi pun masih mencari sebuah taksi putih berlogo Express yang digunakan para pelaku untuk beraksi. Taksi tersebut merupakan taksi yang dicuri Sutrisno kemudian dimodifikasi agar bisa digunakan untuk merampok. Taksi tersebut terakhir diketahui berada di Kampung Makassar, Jakarta Timur, di sekitar tempat kos Sutrisno. (Baca: Polisi Terus Buru Perampok dan Armada Taksi Putih)

    NINIS CHAIRUNNISA



    Berita Lainnya:
    Jokowi Nyumbang Masjid di Afganistan Rp 5 Miliar
    Longsor Banjarnegara, Kemensos Andalkan Stok Gudang
    Plus-Minus Kurikulum 2013 Versi Dewan Pendidikan
    Ahok: Mafia Preman 'Petakin' Monas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.