KAI Angkat Lokomotif Anjlok di Tenjo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memperbaiki rel yang rusak akibat lokomotif no BB 306 08 yang anjlok dikawasan Kampung Bandan, Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pekerja memperbaiki rel yang rusak akibat lokomotif no BB 306 08 yang anjlok dikawasan Kampung Bandan, Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional I Agus Komaruddin mengatakan lokomotif bernomor CC 201890 yang anjlok di Stasiun Tenjo, Tangerang, pada Ahad, 14 Desember 2014, pukul 21.55 WIB, telah dievakuasi.

    "Proses evakuasi sudah berhasil dilakukan Senin pagi tadi, pukul 06.47 WIB," ujarnya saat dihubungi Tempo, Senin, 15 Desember 2014. Dia mengatakan saat ini jalur kereta Maja-Tenjo sudah dapat dilalui kembali.

    Agus mengatakan PT KAI masih menyelidiki penyebab anjloknya lokomotif tersebut. "Yang jelas bukan karena tanah di sekitar rel longsor," ujarnya. Agus mengatakan tidak ada korban jiwa akibat insiden itu. Sebab, peristiwa itu terjadi pada tengah malam saat jadwal angkutan sudah sedikit.

    Humas PT KAI Commuter Line Jabodetabek, Eva Chairunnisa, mengatakan anjloknya lokomotif tersebut tidak mengganggu jadwal kereta pada Senin, 15 Desember 2014. "Karena bisa ditangani dengan cepat, pukul 06.47 WIB tadi pagi sudah selesai," ujarnya.

    Eva melanjutkan, sejumlah penumpang sempat dilayani dengan sistem pemotongan relasi. "Penumpang berhenti ketika melewati Stasiun Tenjo, kemudian dilanjutkan dengan kereta api yang berbeda," ujarnya.

    AMOS SIMANUNGKALIT

    Topik terhangat:

    Longsor Banjarnegara | Kapal Selam Jerman | Rekening Gendut Kepala Daerah

    Berita terpopuler lainnya:
    Rupiah Masuk Lima Besar Mata Uang Tak Dihargai 
    Ahok: Kelemahan Saya Sudah Cina, Kafir Pula 
    Longsor Banjarnegara, 5 Menit yang Menenggelamkan 
    Putri CEO Korean Air Paksa Pramugara Berlutut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.