Motor Dilarang Lewat HI, Ini Jalur Alternatifnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta. Ahok, menghadiri penyerahan bus tingkat baru dari Tahir Foundation di silang Monas, Jakarta, 10 Desember 2014. Pemberian bus ini sebagai bentuk dukungan  pelaksanaan larangan sepeda motor melewati Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat. TEMPO/Dasril  Roszandi

    Gubernur DKI Jakarta. Ahok, menghadiri penyerahan bus tingkat baru dari Tahir Foundation di silang Monas, Jakarta, 10 Desember 2014. Pemberian bus ini sebagai bentuk dukungan pelaksanaan larangan sepeda motor melewati Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai besok, Rabu, 17 Desember 2014, sepeda motor dilarang melintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Thamrin, sampai Jalan Medan Merdeka Barat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan uji coba pembatasan sepeda motor di jalan tersebut. (Ahok Larang Motor, Pengojek di Kantor Puan Panik)

    Kepala Sub-Direktorat Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Irvan Prawira mengatakan sejumlah petugas akan disiagakan di titik-titik tertentu untuk mengarahkan pengendara sepeda motor. "Ada 28 petugas di lapangan," kata Irvan kepada Tempo, Senin, 15 Desember 2014. (Broadcast Larangan Sepeda Motor di HI Benar tapi Salah)

    Polisi bersama Dinas Perhubungan DKI, kata Irvan, juga sudah menyiapkan jalur alternatif bagi pengendara sepeda motor yang menghindari pelarangan ini. "Kami sudah melakukan sosialisasi satu bulan. Satu-dua hari mungkin masih penyesuaian," ujarnya. (Bentuk Peduli Ahok untuk Para Bikers)

    Berikut ini jalur alternatif yang bisa dilalui para pengendara sepeda motor saat uji coba pembatasan sepeda motor mulai 17 Desember 2014 hingga 17 Januari 2015.

    1. Dari Selatan (Senayan) ke Utara (Harmoni)

    a. Jalur Alternatif Sisi Barat
    Jalan Jenderal Sudirman-Dukuh Atas-Jalan Karet Pasar Baru-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-berputar (u turn)-Jalan Cideng Timur-Jalan Kebon Sirih-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Jalan Gajah Mada, dan seterusnya.

    b. Jalur Alternatif Sisi Timur
    Jalan Jenderal Sudirman-Jalan M.H. Thamrin-Bundaran HI-Jalan Sutan Syahrir-Jalan KH Agus Salim-Jalan Kebon Sirih-Jalan M. Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Majapahit-Jalan Gajah Mada, dan seterusnya.

    2. Dari Utara (Harmoni) ke Selatan (Senayan)
    a. Jalur Alternatif Sisi Barat
    Jalan Hayam Wuruk-Jalan Juanda-Jalan Veteran 3-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Majapahit-Jalan Abdul Muis-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Karet Pasar Baru-Jalan Galunggung-Dukuh Bawah-Jalan Jenderal Sudirman, dan seterusnya.

    b. Jalur Alternatif Sisi Timur
    Jalan Hayam Wuruk-Jalan Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan M. Ridwan Rais-Tugu Tani-Jalan Menteng Raya-Jalan Cut Mutia-Jalan Sam Ratulangi-Jalan H.O.S. Cokroaminoto-Jalan Galunggung-Dukuh Bawah-Jalan Jenderal Sudirman, dan seterusnya.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:

    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Rekening Gendut Kepala Daerah

    Berita terpopuler lainnya:
    Surat Sakti Agar Golkar Kubu Ical Disahkan Laoly 
    Kesaksian WNI Soal Detik-detik Teror di Australia 
    Kubu Agung Cabut Gugatan Legalitas Munas Bali
    Dewan Pers: Kasus Karikatur Jakarta Post Distop


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.